Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUIDE.ID – PT Pelita Promo Internusa (PPI) akan menggelar Global Printing & Packaging Expo (GPPE) pada pada 6-9 Mei 2026, di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK2, Pantai Indah Kapuk, Jakarta.
Mengaca pada kesuksesan.GPPE 2025, pameran ini nantinya akan dibarengi peluncuran acara Label & Carton Box Expo.
Gelaran ini sebagai komitmen PPI memberdayakan para pelaku pasar di industri percetakan, pelabelan, karton bergelombang, kotak, dan kemasan Indonesia yang berkembang pesat.
PPI meluncurkan Label & Carton Box Expo sebagai pameran dagang khusus untuk sektor percetakan label dan kemasan karton. Segmen baru ini akan menyoroti teknologi canggih seperti mesin cetak flekso, digital berkinerja tinggi, material ramah lingkungan, tren kemasan pintar, dan solusi otomatisasi.
Kehadirannya dirancang khusus untuk sektor-sektor dengan permintaan tinggi seperti makanan dan minuman, e-commerce, dan logistik.
Berlokasi bersama GPPE, pameran ini mendorong sinergi yang memungkinkan bisnis Indonesia memanfaatkan proyeksi pertumbuhan pasar kemasan bergelombang hingga USD 14,19 miliar pada tahun 2032 dengan CAGR [Riset Pasar Terverifikasi] sebesar 6,06%.
“Kehadiran Label & Carton Box Expo sebagai pameran pendamping memberikan fokus khusus pada segmen-segmen yang menjadi tulang punggung rantai pasok kemasan, mulai dari label yang menarik hingga karton yang kuat dan ramah lingkungan,” ujar Rismin Yapto, Senior Project Manager PPI.
“Peluncuran ini mencerminkan niat kami untuk memberdayakan pelaku industri lokal dengan menghubungkan mereka dengan para inovator global, membantu mereka menavigasi lanskap kompetitif yang ditandai oleh urbanisasi yang
pesat dan pergeseran menuju praktik berkelanjutan,” sambungnya.
GPPE 2026 berkembang menjadi platform yang lebih komprehensif, mengintegrasikan Label & Carton Box Expo untuk mendukung transformasi digital Indonesia yang lebih luas. Diperkirakan akan melonjak pada CAGR 19,44% hingga tahun 2029 [Mordor Intelligence].
Perkembangan ini membekali para pelaku pasar dengan perangkat untuk berkembang di sektor kemasan fleksibel yang diperkirakan akan meningkat dari USD 4,58 miliar pada tahun 2025 menjadi USD 5,77 miliar pada tahun 2030 [Mordor Intelligence]. Syaratnya dengan menekankan inovasi ramah lingkungan di tengah meningkatnya kekhawatiran lingkungan dan desakan regulasi untuk daur ulang.
Sofianto Widjaja, Direktur PPI,. mengatakan pihaknya menghadirkan GPPE dan Label & Carton Box Expo sebagai jembatan strategis antara pelaku industri dan inovator teknologi.
“Lebih dari sekadar pameran, ini adalah ruang untuk membangun masa depan yang lebih adaptif dan berkelanjutan bagi industri percetakan, label, karton & kotak bergelombang, dan kemasan. Kami ingin menciptakan ruang di mana inovasi tidak hanya dipamerkan, tetapi juga diinterpretasikan dan diadopsi oleh para pelaku industri secara nyata,” ujarnya.
Di sesi konferensi pers menampilkan wawasan dari asosiasi terkemuka, yang menyoroti upaya kolaboratif untuk memanfaatkan perkembangan pesat kemasan di Indonesia. Para pembicara
dari ATGMI (Asosiasi Grafika Media), IPF (Federasi Pengemasan), dan PITTSINDO (Perhimpunan Tinta Cetak Seluruh Indonesia)
Sesi ini bakal membahas tren seperti pencetakan berbasis AI dan material ramah lingkungan, yang sedang membentuk kembali sektor ini.
Keterlibatan asosiasi-asosiasi ini memperkuat peran pameran sebagai pusat pertukaran pengetahuan, dengan sesi-sesi tentang manufaktur cerdas, material ramah lingkungan, dan tren pasar yang dirancang untuk menginspirasi dan membekali para peserta dalam meraih prospek bisnis.
Informasi lebih lanjut, kunjungi www.globalprintpackexpo.com atau hubungi:.Global Printing & Packaging Expo (GPPE)-Label & Carton Box Expo 2026, email:.contact@globalprintpackexpo.com dan telepon: +62 21 5366 0804




















