Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUIDE.ID – Penerbangan charter langsung rute Palu–Guangzhou dan Jakarta–Luwuk telah resmi dibuka.
Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa mengatakan hal ini sebagai langkah strategis memperluas konektivitas sekaligus meningkatkan daya saing pariwisata Indonesia.
“Rute Palu–Guangzhou menjadi pintu masuk penting untuk memasarkan potensi wisata Sulawesi Tengah ke pasar Tiongkok, salah satu pasar wisatawan mancanegara utama Indonesia,” kata Ni Luh.
Ia menjelaskan, rute Palu–Guangzhou dijadwalkan mulai beroperasi pada Mei 2026, sementara rute Jakarta–Luwuk akan beroperasi mulai 1 Juni 2026. Pembukaan kedua rute ini terwujud berkat kolaborasi antara Cocos Tour dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.
“Rute ini memiliki arti penting dalam memperkuat konektivitas domestik dan membuka akses wisatawan nusantara menuju destinasi unggulan di Sulawesi Tengah. Pada saat yang sama, ini juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.
Wamenpar mendorong Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata di berbagai destinasi.
“Ketika konektivitas sudah terbuka, maka kualitas layanan harus terus ditingkatkan. Jangan sampai akses sudah tersedia, tetapi pengalaman wisatawan belum optimal. Pelayanan yang prima akan menentukan keberlanjutan pertumbuhan kunjungan,”
Ni Luh berharap momentum peluncuran penerbangan charter ini menjadi titik awal penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pelaku industri pariwisata.
“Sinergi dan kolaborasi ini bisa mendorong sektor pariwisata Indonesia terus tumbuh positif serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ucapnya.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Lamadjido, menyampaikan bahwa kehadiran dua rute penerbangan langsung tersebut diharapkan menjadi magnet baru bagi kedatangan wisatawan ke Sulawesi Tengah.
“Adanya ute baru ini, Sulawesi Tengah semakin terbuka bagi dunia. Kami berharap semakin banyak wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara, yang datang dan menikmati kekayaan alam serta budaya yang kami miliki,” ucap Reny.
Sementara itu, Direktur Cocos Tour, Lentono, menegaskan pentingnya konektivitas sebagai kunci dalam memajukan pariwisata Indonesia.
“Kami ingin menghadirkan skema promosi yang efektif dan terarah bagi destinasi yang tengah dikembangkan, baik oleh Kementerian Pariwisata maupun pemerintah daerah,” ujar Lentono.




















