
Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUIDE.ID – Ruma produksi Pal8 Pictures mengumumkan pemeran Film Laut Bercerita yang lebih lengkap.
Setelah mengungkap para pemeran utama, Reza Rahadian sebagai Biru Laut, Yunita Siregar sebagai Asmara Jati, Christine Hakim sebagai ibu, Arswendi Bening Swara sebagai ayah, Dian Sastrowardoyo (Kasih Kinanti) dan Eva.Celia sebagai Ratih Anjani di ajang JAFF Market tahun lalu.
Kini, Pal8 Pictures mengumumkan
pemain lainya di antaranya Kevin Julio sebagai Daniel Tumbuan, Ben Nugroho (Alex Perazon), Dewa Dayana (Sunu Dyantoro), Yoga Pratama (Arifin Bramantyo), Nagra Kautsar (Naratama), Natalius Chendana (Julius), dan Afrian Arisandy (Gala Pranaya).
Disutradarai oleh Yosep Anggi Noen, berdasarkan novel bestseller karya Leila S.Chudori, Nama-nama tersebut memerankan bagian penting dari kehidupan Biru Laut, yakni kelompok
diskusi mahasiswa Winatra.
Skenario film ini ditulis oleh Leila S.Chudori dan Yosep Anggi Noen diproduksi oleh Gita Fara, dan Budi Setyarso. Pal8 Pictures juga bekerja sama dengan VMS Studio, Jagartha, Lynx Films dan Brandlink.
Di dalam film Laut Bercerita, Biru Laut tak bergerak sendiri. Pada 1991, mahasiswa jurusan sastra Inggris ini bertemu salah satu pimpinan Winatra: Kasih Kinanti.
Sejak itulah Laut bersama Daniel, Alex dan Sunu bergabung ke dalamnya. Mereka memahami bahwa membaca dan menulis adalah bentuk perlawanan. Namun, bergerak adalah langkah selanjutnya untuk melawan kezaliman. Dan cerita pun bergulir.
Reza Rahadian yang mengaku memerankan Biru Laut di dalam film panjang ini cukup sulit secara emosional, tetapi dia mengungkapkan harapannya film ini bisa menumbuhkan kepekaan bagi penontonnya.
“Semoga film ini bisa membuka ruang berefleksi terhadap permasalahan sosial saat ini,” kata Reza.
Ia mengaku yang menyenangkan
adalah Reza dan ketiga pemain lain dalam Winatra berakhir menjadi kawan dekat dalam kehidupan nyata.
Ben Nugraha menilai Alex Perazon memiliki karakter kuat dan kompleks. “Saya sangat tertantang memerankan.dia,” ujarnya.
Sedangkan Kevin Julio mengungkap bahwa bekerja sama dengan sutradara Yosep Anggi Noen adalah cita-citanya.
“Ketika saya diterima untuk menjadi Daniel Tumbuan, saya terharu sampai berkaca-kaca,” ucapnya.
Kevin mengatakan, pengalaman paling seru ketika syuting film ini adalah adegan Blangguan, karena ‘kapan lagi melihat Dian Sastro dan Reza kehujanan dan penuh lumpur’.
Dian Sastrowardoyo dan Eva Celia yang membaca novel Laut Bercerita beberapa tahun silam mempunyai tokoh favorit masing-masing.
“Waktu pertama kali membacanya, saya membayangkan kalau ada film panjangnya, saya ingin menjadi Anjani. Impian saya menjadi kenyataan,” kata Eva.
Dian mengaku dia mengidolakan tokoh Kinan. “Saya merasa bahagia ketika ditawari peran ini,” katanya.
Yunita Siregar menyampaikan dia belajar dari tokoh Asmara Jati, adik Laut. “Bagaimana menyelami rasa kehilangan dengan lembut, tanpa pernah kehilangan kekuatannya,” ucapnya.
Asmara Jati adalah tiang keluarga. Ayah dan ibunya tak kunjung percaya bahwa putra mereka, Biru Laut, hilang tanpa jejak. Tahun-tahun berlalu , mereka meyakini Biru Laut masih hidup..Sementara Asmara Jati yakin kakaknya sudah tiada.
Sutradara Yosep Anggi Noen mengarahkan para pemain selama 37 hari syuting di Semarang, Salatiga, Jakarta, dan Sukabumi. Anggi mengungkapkan proses penggarapan Laut Bercerita cukup sulit dan penuh tantangan.
“Selain menyajikan cerita yang sudah dipahami oleh pembaca novelnya, di film ini saya harus menghadirkan penceritaan yang bisa diikuti oleh penonton secara umum,” kata Anggi.
“Kami bersyukur film panjang perdana kami ini didukung oleh para pemain berbakat,” ujar Direktur Pal8 Pictures, Budi Setyarso.
“Kami berharap film Laut Bercerita bisa memberikan inspirasi untuk banyak orang. Semangat persahabatan dan persaudaraan anggota Winatra itulah yang kami ingin tularkan kepada
penonton film ini,” imbuhnya.
Gita Fara yang juga menjadi produser film pendek dengan judul sama pada 2017 mengungkapkan, pada film panjang, penonton akan dapat menikmati cerita yang lebih utuh tentang perjalanan Biru Laut.
“Kami merasa cerita ini semakin relevan untuk saat ini. Kami ingin menekankan aspek keluarga, kehilangan, dan harapan,” ujar Gita Fara.
Film ini terpilih dalam program Work-in-Progress (WIP) di Hong Kong- Asia Film Financing Forum (HAF) 2026, dan akan berjejaring dengan calon mitra kolaborator di Hong Kong Filmart pada 17–19 Maret 2026.
Film “Laut Bercerita” akan tayang di bioskop di seluruh Indonesia tahun 2026 ini.



















