EVENTGUDE.ID – Meruorah Komodo Labuan Bajo terlibat dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas XII Program Keahlian Kuliner di SMK Negeri 1 Labuan Bajo.
Kegiatan ini sebagai wujud komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata,
Meruorah dalam hal ini menghadirkan tenaga ahli profesional sebagai penguji eksternal untuk memastikan standar kompetensi lulusan selaras dengan kebutuhan industri perhotelan bintang lima.
Keterlibatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Meruorah Komodo Labuan Bajo dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat di Kabupaten Manggarai Barat.
“Meruorah berkomitmen penuh mendukung pendidikan anak-anak sekolah di Manggarai Barat. Kami percaya bahwa investasi terbaik untuk masa depan pariwisata Labuan Bajo adalah melalui pendidikan berkualitas,” kata Rudy H. Butar Butar, General Manager hotel Meruorah Komodo Labuan Bajo.
“Kami tidak ingin hanya menjadi penonton, tetapi aktif menjadi jembatan agar para siswa siap kerja dan memiliki standar global saat lulus nanti. Ini adalah komitmen jangka panjang kami untuk tanah Manggarai Barat,” lanjutnya.
Sementara Gede Adi Yulyawan, Executive Assistant Manager Meruorah Komodo Labuan Bajo terjun langsung memberi pengarahan pada para siswa. Mantan Executive Chef dan pemegang sertifikasi Assessor Audit HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Point) ini menekankan pentingnya kesiapan mental dan keterampilan komunikasi bagi para siswa.
“Menghadapi realita dunia industri yang kompetitif, penguasaan teknik memasak saja tidak cukup. Anak-anak harus dibekali dengan pemantapan bahasa asing, minimal Bahasa Inggris, agar mampu bersaing di kancah internasional, terutama di destinasi super prioritas seperti Labuan Bajo,” ujar Gede Adi Yulyawan.
Saat pelaksanaan suasana dapur praktik SMK Negeri 1 Labuan Bajo berubah menjadi simulasi dapur profesional. Para peserta ditantang untuk menyajikan rangkaian menu lengkap (full course meal) yang terdiri dari Sandwich, Salad, Soup (Sup), Main Course (Menu Utama olahan daging)
Selama ujian, standar disiplin tinggi diterapkan. Peserta wajib mematuhi aturan ketat layaknya bekerja di hotel: ketepatan waktu (punctuality), menjaga sanitasi area kerja, larangan keluar-masuk area tanpa izin, serta fokus penuh terhadap instruksi Chef.
Ada hal unik terjadi ketika salah satu peserta berani mengambil risiko memasak Beef Bourguignon. Hidangan klasik Perancis ini notabene membutuhkan proses memasak overnight (semalam) untuk mencapai tekstur sempurna, namun siswi tersebut mampu menyajikannya dengan baik, Mesk tidak sempurna karena keterbatasan waktu.
“Keberanian dan teknik yang ditunjukkan sangat patut diapresiasi,” imbuhnya.
Kolaborasi ini, diharapkan lulusan SMK Negeri 1 Labuan Bajo memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan kompetensi yang diakui oleh industri dan mampu berkontribusi langsung dalam memajukan pariwisata Indonesia.




















