Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUIDE.ID–Festival Malaysia Islamic Art and Design, menurut Menekraf Teuku Riefky Harsya sebagai platform strategis untuk memperkuat kolaborasi regional yang mendongkrak pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
Hal ini disampaikan Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya saat menerima audiensi dari tim Malaysia Islamic Art and Design di Autograph Tower, Jakarta.
“Acara ini bisa menjadi platform budaya pertama di Asia Tenggara yang secara khusus mengangkat warisan seni dan desain Melayu-Islam,” kata Menekraf.
“Lewat festival ini tentu Indonesia bisa membidik posisi sebagai kawasan ekonomi kreatif masa depan yang dinamis dan menguatkan kolaborasi lintas bidang seni, media, dan pendidikan,” sambungnya.
Festival Malaysia Islamic Art and Design punya peran penting dalam peningkatan subsektor ekonomi kreatif, seperti pengembangan kapasitas talenta muda melalui program edukasi, workshop, residensi kreatif, dan lab Creative Exchange.
“Ada empat Key Performance Index (KPI) dari Kementerian Ekraf seperti laju pertumbuhan PDB ekonomi kreatif, ekspor ekraf, nilai investasi, dan jumlah tenaga kerja subsektor ekraf. Karenanya kami mendukung kolaborasi bersama Malaysia Islamic Art and Design sehingga bakal berdampak pada KPI ekraf tersebut,” kata Riefky.
Sementara Malaysia Islamic Art and Design memiliki format kegiatan sebagai pameran seni dan industri kreatif tahunan yang menampilkan warisan dan praktik kontemporer Melayu-Islam secara bergilir di negara-negara Melayu.
Rencananya, kegiatan akan digelar November 2026 bertepatan dengan perayaan ulang tahun Sultan Brunei ke-80 dan lokasi acara bakal berada di Bandar Seri Begawan, Brunei.
“Formatnya kami ingin membuat Malaysia Islamic Art and Design sebagai pameran seni dan industri kreatif tahunan yang berkesempatan giliran dari satu negara ke negara lain. Tujuannya untuk mempertemukan seniman, desainer, kolektor, dan institusi dari seluruh dunia untuk menciptakan koneksi atau kolaborasi,” ujar Paulina Gallardo, Director & Advisory Ltd.
Pihak penyelenggara yang hadir dalam pertemuan ini juga berharap bisa mendapat dukungan resmi dari Pemerintah Indonesia lewat endorsement atau kolaborasi.



















