Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUIDE.ID– PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) meresmikan Grha Adira yang berlokasi di Jl. Mahendradatta No.137, Padangsambian, Denpasar Barat, Bali, Selasa (2/12/2025).
Gedung ini menjadi kantor area (Area Office) yang memegang peran strategis dalam mengkoordinasikan operasional wilayah Bali–Nusa Tenggara (BNT), sekaligus memperkuat kehadiran perusahaan di wilayah dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.
Acara ini dihadiri oleh jajaran Direksi Adira Finance, antara lain: Dewa Made Susila (Direktur Utama), Swandajani Gunadi (Direktur SDM & Marketing), Niko Kurniawan (Direktur Penjualan, Pelayanan & Distribusi), serta Sylvanus Gani (Direktur Keuangan), didampingi manajemen wilayah, pimpinan cabang, mitra, dan komunitas.
Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila menyampaikan, peresmian Grha Adira menjadi langkah penting bagi penguatan strategi di wilayah BNT.
“Kehadiran kantor di area ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk memperkuat ekosistem layanan, meningkatkan kualitas operasional, serta memperluas jangkauan pembiayaan di wilayah dengan potensi pertumbuhan yang besar seperti BNT,” ujar Dewa.
Peran Strategis
Grha Adira menjadi pusat penggerak strategi penjualan dan pelayanan di wilayah BNT. Didukung oleh fasilitas seperti Kantor Sentra, Adira Expo, dan Corporate University, Grha Adira siap menjadi simpul integrasi yang menghadirkan layanan lebih responsif dan dekat dengan masyarakat.
Direktur Penjualan, Pelayanan & Distribusi Adira Finance, Niko Kurniawan, menyampaikan Grha Adira adalah bagian dari strategi penjualan dan pelayanan di wilayah Bali–Nusa Tenggara.
“Grha Adira akan terus dikembangkan secara bertahap di seluruh regional kami, sehingga koordinasi, kualitas layanan, dan pengalaman pelanggan dapat semakin meningkat di seluruh Indonesia,” kata Niko.
Transformasi Perusahaan
Prosesi peresmian Grha Adira juga menjadi momentum penting setelah penggabungan Mandala Finance ke dalam Adira Finance yang efektif berlaku 1 Oktober 2025 serta penyelesaian pengalihan portofolio Arthaasia Finance (AAF) pada 7 November 2025.
Direktur Keuangan Adira Finance, Sylvanus Gani Mendrofa, menjelaskan penggabungan tersebut memperluas skala bisnis dan meningkatkan volume layanan di berbagai wilayah, termasuk BNT.
“Kehadiran Grha Adira memastikan bahwa integrasi tersebut didukung oleh koordinasi wilayah yang lebih solid, proses yang lebih terstandar, dan kesiapan operasional yang mampu mengimbangi pertumbuhan tersebut,” jelasnya.
Penguatan struktur wilayah ini selaras dengan strategi ekspansi Adira Finance, yang hingga Oktober 2025 memiliki total 851 jaringan usaha, 36 jaringan usaha atau sebanyak 4% berada di wilayah BNT.
Menguat
Wilayah BNT.menunjukkan kinerja positif meski kondisi ekonomi nasional masih menantang. Hingga September 2025: pembiayaan baru wilayah BNT mencapai Rp1,7 triliun, tumbuh 5% (yoy), kontribusi BNT sebesar 6% dari total pembiayaan baru Adira Finance, segmen otomotif berkontribusi 81%, sedangkan non-otomotif 19%.
Direktur SDM & Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi, mengatakan Customer centricity bagi pihaknya berarti menghadirkan layanan yang relevan, mudah diakses, dan konsisten di seluruh titik kontak.
“Adanya Grha Adira, kami memperkuat kualitas eksekusi pelayanan sekaligus meningkatkan kapabilitas karyawan melalui pengembangan yang lebih terstruktur. Kami ingin memastikan setiap sahabat di wilayah Bali–Nusa Tenggara mendapatkan pengalaman yang terbaik dari Adira Finance,” terang Swandajani.
Regional Executive Officer Wilayah Bali- Nusa Tenggara Adira Finance, Anak Agung Gede Sasmatra Putra, menambahkan di usia 35 tahun, pihaknya memperkuat struktur regional agar Bali–Nusa Tenggara tetap menjadi motor pertumbuhan Adira Finance.
“Grha Adira memungkinkan kami bergerak lebih cepat, menjaga standar pelayanan yang optimal, dan semakin dekat dengan para sahabat di seluruh wilayah BNT,” ucapnya.




















