
Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUIDE.ID – Film pendek Jejak Rasa Yogyakarta karya Garin Nugroho dan trilogi buku kuliner Nusantara secara resmi diluncurkan di TMII, Jakarta belum lama ini.
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan sinergi perfilman, literasi budaya, dan industri kuliner untuk membuka peluang ekonomi sekaligus melestarikan identitas bangsa.
“Film Jejak Rasa Yogyakarta dan trilogi buku Nasi, Sambal, Soto ini menunjukkan bagaimana budaya dan kuliner Indonesia bisa diceritakan secara kreatif. Kita tidak hanya melestarikan tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM melalui penguatan industri kreatif,” ujar Wamen Ekraf.
Film ini disutradarai Garin Nugroho, berdurasi enam menit, dan menampilkan kekayaan budaya serta ragam kuliner khas Yogyakarta dengan pendekatan artistik modern.
Film ini merupakan inisiatif Didit Hediprasetyo Foundation dan menjadi bagian dari program Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka, yang mencerminkan kolaborasi antara industri kreatif dan yayasan seni dalam menghadirkan pengalaman budaya dan kuliner kepada audiens domestik maupun internasional.
Selain pemutaran film, acara ini juga menandai peluncuran trilogi buku kuliner Indonesia yang mengeksplorasi warisan kuliner Nusantara dari berbagai perspektif, mulai dari kisah sejarah, tradisi budaya, hingga filosofi di balik hidangan.
Trilogi ini menegaskan bahwa kuliner Indonesia bukan sekadar resep, tetapi juga narasi budaya dan pengalaman gastronomi yang hidup dan relevan dengan perkembangan industri kreatif.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan potensi ekonomi kreatif di seluruh Nusantara. Kreativitas dan budaya lokal bisa menjadi mesin pertumbuhan baru, sekaligus membuka ruang bagi talenta kreatif untuk naik kelas,” pungkas Irene.
Acara ini mencerminkan semangat pembangunan berkelanjutan, peluang kolaborasi global, serta penguatan ekosistem industri kreatif, sekaligus menunjukkan bagaimana kreativitas dan budaya dapat menjadi the engine of growth baru bagi Indonesia.




















