Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUUDE.ID – PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart) mendukung pemberdayaan perempuan Indonesia melalui peluncuran fitur Aplikasi dan website Sisternet terbaru.
Aplikasi ini dirancang tidak hanya sebagai ruang belajar digital, tetapi juga sebagai ruang aman digital yang inklusif bagi perempuan di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Sedangkan, website Sisternet dihadirkan kembali dengan tampilan yang informatif dan update.
Peresmian Aplikasi dan website Sisternet terbaru ini dilaksanakan dalam acara Community Gathering SIS CONNECT, melalui Gerakan #1JutaSisterDigital di Jakarta.
Hadir dalam acara tersebut Kepala BPSDM Kemkomdigi RI, Boni Pudjianto, Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KPPPA RI, Dra. Desy Andriani, dan Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys
Director & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, ini wujud komitmen XLSmart dalam memperkuat ruang aman digital bagi perempuan Indonesia.
“Kami percaya bahwa akses terhadap literasi dan keterampilan digital harus dibarengi dengan perlindungan yang memadai, agar perempuan dapat berpartisipasi secara aktif, aman, dan berdaya di ekosistem digital nasional,” ujarnya.
Merza menambahkan melalui integrasi fitur DigiHer dan Ruang Aman Sister, Sisternet kini tidak hanya menjadi platform pembelajaran, tetapi juga ekosistem pendukung yang menghubungkan pelatihan, komunitas, dan kanal perlindungan dalam satu aplikasi.
“XLSmart berharap Sisternet dapat mendorong semakin banyak perempuan Indonesia untuk go digital, berkontribusi pada ekonomi kreatif, serta mendukung pencapaian target talenta digital nasional.”
Salah satu pembaruan utama adalah integrasi fitur DigiHer, yang terhubung langsung dengan program Digital Talent Scholarship dari Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI).
Perempuan melalui fitur ini dapat mengakses pelatihan keterampilan digital nasional untuk meningkatkan kapasitas, daya saing, dan peluang ekonomi di era digital.
Kepala BPSDM Kemkomdigi RI, Boni Pudjianto menyampaikan integrasi Sisternet dan Digitalent Mobile merupakan komitmen Kemkomdigi dan XLSmart untuk memastikan tidak adanya hambatan akses bagi Perempuan Indonesia untuk naik kelas dalam ekosistem digital nasional.
“Hal itu dimulai dari literasi digital, re-skilling, dan up-skilling, sertifikasi, hingga mencari peluang kerja.”
Fitur Ruang Aman Sister juga mengintegrasikan fitur SAPA 129, yaitu kanal resmi pelaporan kekerasan berbasis gender online.
Adanya fitur ini memperkuat peran Sisternet sebagai ruang aman digital, yang perempuan dapat memperoleh akses bantuan dan perlindungan dengan lebih mudah dan terpercaya.
Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan KPPPA RI, Dra. Desy Andriani, mengungkapkan Integrasi Lapor SAPA 129 ke Sisternet secara signifikan memperluas jangkauan layanan pengaduan bagi Perempuan melalui satu platform yang sudah banyak digunakan.
“Ini bukan sekedar penggabungan sistem, melainkan penyatuan ekosistem perlindungan dan pemberdayaan menuju terwujudnya ruang digital yang aman dan positif bagi Perempuan untuk berkreasi tanpa rasa takut.”
Desy menambahkan bahwa berdasarkan SPHPN 2024, tercatat 7,5% perempuan di Indonesia pernah mengalami Kekerasan Seksual Berbasis Elektronik (KSBE), dengan prevalensi tertinggi pada kelompok usia muda (15-24 tahun).
“Kekerasan kini berpindah ke ruang digital yang sering tidak terlihat. Integrasi ini menjadi terobosan penting untuk membuka peluang bagi semua pihak bergerak bersama mengatasi fenomena ‘gunung es’ kekerasan terhadap Perempuan dan anak di Indonesia,” tegasnya.
Hingga saat ini, aplikasi Sisternet telah diunduh oleh lebih dari 1,6 juta pengguna. Ke depan, XLSmart menargetkan 2,4 juta perempuan Indonesia go digital hingga akhir 2026.
XLSmart dengan langkah ini berharap dapat berkontribusi pada target nasional 9 juta talenta digital pada 2030 serta mendorong peran aktif perempuan dalam ekonomi dan kreativitas digital.




















