
Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUIDE.ID –Film Na Willa yang dijadwalkan rilis di seluruh bioskop Indonesia pada Lebaran 2026 mendapat dukungan penuh dari Kementerian Ekonomi Kreatif.
“Kementerian Ekraf tentu siap mendukung Film Na Willa dengan aktivasi promosi film tersebut yang bisa dikolaborasikan dalam bentuk konten-konten cerita masa kecil, instalasi di Lapangan Banteng, serta titik-titik lokasi pengadaan Kids Corner seperti di bandara dan stasiun,” kata Wamenekraf Irene Umar saat audiensi bersama Rumah Produksi Visinema.
“Hal ini akan menunjukkan bahwa karya kreatif bisa menjadi medium yang kuat untuk mendorong literasi sekaligus ruang belajar inklusif bagi anak-anak dan keluarga,” lanjutnya.
Film yang diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo itu diyakini mampu merayakan identitas anak-anak melalui aktivasi kolaborasi dalam bentuk konten digital dan fisik jelang perayaan Imlek Nasional maupun menuju Lebaran 2026. Sebelumnya pun Kementerian Ekraf telah memberi dukungan terhadap film Jumbo yang pada tahun lalu untuk menguatkan ekosistem perfilman nasional.
“Inklusivitas jangan sebatas omongan, tetapi harus jadi pengalaman kreatif di ruang publik sehingga karya film tak sebatas tontonan di layar. Tradisi kreativitas modern harus menghadirkan pengalaman bersama yang menggerakkan ekosistem kreatif dan partisipasi masyarakat,” ucapnya.
Film Na Willa bercerita tentang kisah anak perempuan berusia enam tahun yang masih kecil, tapi dia punya mimpi besar. Dengan latar belakang Surabaya era tahun 60-an, penonton bisa melihat perjalanan Na Willa bersama teman-teman di Gang Krembangan yang memiliki adventure atau perjalanan menikmati hidup.
Melalui sudut pandang Na Willa yang polos dan penuh rasa ingin tahu, penonton diajak melihat dinamika keluarga multikultural, ayah keturunan Tionghoa dan ibu yang berasal dari NTT.
Perspektif dunia anak dalam film diyakini bisa mendorong penguatan literasi dan ruang kreatif yang membuka peluang sinergi ekosistem kreatif sekaligus pemanfaatan ruang publik dengan aktivitas yang lebih edukatif.
Anggia Kharisma, Chief Content Officer Visinema Studios dan produser film Na Willa mengungkapkan Indonesia sangat minim konten anak yang bisa dinikmati seluruh keluarga. Besar harapan dari sebuah cerita dan karakter yang diciptakan bisa menjadi sosok teman untuk anak dan keluarga Indonesia bertumbuh.
“Film Na Willa bisa dijadikan ruang diskusi, terutama ruang-ruang internal dalam keluarga yang lebih menarik sehingga memantik orang tua untuk mengajak anak-anak lebih sering membaca dan menikmati apa yang menjadi tulisan dari mereka. Kami percaya cerita anak-anak sama pentingnya dengan kisah orang dewasa,” ungkapnya.
Film Na Willa juga berencana melakukan roadshow bus ‘Kamar Na Willa’ ke beberapa kota, membuat perpustakaan berjalan (Kelana Aksara), serta aktivasi di transportasi publik dan taman kota.



















