
EVENTGUIDE.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif bekerja sama dengan Visinema Studios menggelar pemutaran terbatas film Na Willa di Plaza Indonesia XXI, Jakarta.
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem film nasional sebagai subsektor strategis ekonomi kreatif.
“Cerita tentang keberagaman Indonesia tidak selalu harus besar dan megah. Kadang justru lahir dari hal-hal yang sederhana, dari keluarga, dari kebersamaan, dari imajinasi anak-anak. Dan di situlah kekuatannya,” ujar Wamen Ekraf, Irene Umar.
Ia juga mengapresiasi kualitas artistik film ini yang digarap dengan detail, mulai dari komposisi visual hingga elemen desain yang memperkuat pengalaman menonton.
“Saya sangat mengapresiasi bagaimana setiap elemen di film ini dipikirkan dengan sangat detail, dari komposisi warna hingga desain visualnya. Ini menunjukkan keseriusan dalam membangun sebuah dunia yang utuh dan imajinatif,” tambahnya.
Film Na Willa disutradarai dan ditulis oleh Ryan Adriandhy serta diproduksi oleh Visinema Studios ini mengangkat kisah keseharian seorang anak perempuan berusia enam tahun di Surabaya pada era 1960-an, yang tumbuh di lingkungan sederhana dengan penuh imajinasi, keajaiban, dan kebahagiaan dalam memandang dunia.
Produser Eksekutif Na Willa sekaligus CEO Visinema Studios, Herry B. Salim, menjelaskan pentingnya menghadirkan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga membekas secara emosional dan menetap di hati penonton.
Menurutnya film yang akan di putar pada momen Lebaran nanti ini diadaptasi dari novel karya Reda Gaudiamo berhasil menghadirkan dunia dari sudut pandang anak-anak dengan sederhana, jujur, dan imajinatif.
“Kami melihat bahwa masyarakat Indonesia merindukan cerita-cerita yang hangat, yang bisa menyentuh relung hati serta mempererat kebersamaan, hubungan keluarga, maupun persahabatan. Na Willa bukan sekadar tontonan, tapi sebuah undangan untuk mengingat kembali hangatnya keluarga, persahabatan, serta kebersamaan dalam hidup kita,” ujarnya.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang juga turut menyaksikan pemutaran
tersebut berharap semakin banyak karya film dengan tema beragam yang dapat memberikan nilai bagi masyarakat.
“Setelah pulang menonton kita bisa membawa cerita, rasa, kembali ke rumah. Dan rasa itu bisa mengingatkan kita tentang value, hidup, integritas, kejujuran, bukan hanya tentang mengisi waktu, tetapi setelah menonton ada lesson learned, ada value yang kita bisa bawa pulang ke rumah dan di hidup,” kata Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang juga turut menyaksikan pemutaran film tersebut.
Sutradara sekaligus Penulis Na Willa, Ryan Adriandhy, menyampaikan Na Willa dapat menjadi pilihan utama keluarga Indonesia di momen Lebaran tahun ini.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang tidak hanya berhenti di bioskop, tetapi juga tinggal sebagai rasa yang dibawa pulang, tentang keluarga, kebersamaan, dan kebahagiaan. Semoga Na Willa bisa menjadi bagian dari momen #BahagiaBarengNaWilla bagi banyak
keluarga Indonesia,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Utusan Khusus Presiden Bidang UMKM, Ekonomi Kreatif dan Digital Ahmad Ridha Sabana; Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka; Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan; Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.




















