EVENTGUIDE.ID- PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) akan menyelenggarakan Salat Idulfitri di kawasan bersejarah Lawang Sewu Kota Semarang.
Langkah ini sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat pada momen Hari Raya Idulfitri.
Ini gelaran kali keduanya setelah mendapatkan antusiasme tinggi dari masyarakat pada tahun 2025.
Pelaksanaan Salat Idulfitri direncanakan berlangsung pada pukul 05.30 hingga 08.30 WIB dengan menghadirkan H. Machasin sebagai imam sekaligus khatib serta Arda Nur Yulian sebagai bilal. Diperkirakan sebanyak 700 hingga 1.000 jamaah dari masyarakat umum.
Penyelenggaraan Salat Idulfitri di Lawang Sewu merupakan wujud kontribusi KAI Wisata dalam memberikan pengalaman spiritual yang berkesan di lokasi ikonik dan penuh nilai sejarah.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan pihaknya bersyukur dapat kembali menyelenggarakan Salat Idulfitri di Lawang Sewu untuk yang kedua kalinya.
“Ini menjadi upaya KAI Wisata dalam menghadirkan pengalaman yang tidak hanya berorientasi pada perjalanan tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan dan spiritualitas di tengah Masyarakat,” kata Raden Agus.
Pelaksanaan Salat Idulfitri ini akan menyesuaikan dan mengikuti arahan pemerintah serta ketentuan yang berlaku untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah. Masyarakat diharapkan membawa alas dan peralatan ibadah masing-masing.
“Lawang Sewu sebagai salah satu destinasi unggulan KAI Wisata memiliki potensi besar untuk menjadi ruang publik yang inklusif dan bermakna, tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai tempat kegiatan keagamaan dan sosial,” imbuh Raden Agus.
KAI Wisata berharap kegiatan ini dapat menjadi momen kebersamaan yang hangat bagi masyarakat serta memperkuat peran Lawang Sewu sebagai destinasi bersejarah dan uga memiliki nilai sosial dan spiritual yang kuat.
“KAI Wisata terus berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus memperkuat positioning sebagai penyedia layanan pariwisata berbasis pengalaman,” ujar Raden Agus.
Pelaksanaan Salat Idulfitri ini akan menyesuaikan dan mengikuti arahan pemerintah serta ketentuan yang berlaku untuk memastikan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh jamaah. Masyarakat diharapkan membawa alas dan peralatan ibadah masing-masing.




















