
EVENTGUIDE.ID – Chicago The Musical versi Bahasa Indonesia sebuah pertunjukan kolaborasi antara ADPRO.dan Jakarta Art House dipersembahkan oleh ArtSwara di TIM, JakartaÂ
Wamen Ekraf Irene Umar menilai production tersebut menjadi tonggak baru dalam perkembangan teater musikal nasional.
“Teater musikal Indonesia memiliki kualitas yang sangat kuat dan talenta-talenta yang ada di panggung Chicago The Musical sudah siap untuk diorbitkan ke luar negeri. Ini bukan pertama kali saya menonton teater musikal, maka kita perlu memperluas jangkauan biar dunia melihat bahwa Indonesia punya karya seni pertunjukan yang terus membanggakan,” ungkap Wamen Ekraf
Pertunjukan yang mengadaptasi karya broadway legendaris ini menjadi pilihan hiburan berkualitas selama 5 hari untuk 8 kali show pada 8 hingga 12 April 2026.
Keberanian dan kehebatan para pejuang teater musikal mampu mengadaptasi karya internasional dengan sentuhan lokal seperti memberi koreografi pada adegan cuplikan tarian nusantara.
“Setiap lagu yang dinyanyikan, gerakan tarian dengan penghayatan, serta dialog yang penuh perasaan menjadi pertunjukan paling meriah untuk Chicago The Musical. Tantangannya ialah bagaimana membuat lebih banyak orang, termasuk mereka yang di luar Indonesia, bisa menonton dan bangga terhadap teater musikal di Indonesia,” imbuh Irene.
Fadli Hafizan sebagai produser eksekutif pertunjukan ini mengatakan sebenarnya Chicago The Musical menjadi the longest running in Broadway yang ikonik, baik dari film dan pertunjukan teater musikal yang pernah diadaptasi banyak negara.
“Di Indonesia, hal paling penting yang ingin kami sampaikan yaitu terkait pesan isu hukum dan fenomena ‘no viral, no justice’ yang terasa dekat dengan realitas negara ini. Sudah jelas bahwa kami juga mempersiapkan element of surprise mulai dari kostum, artistik, serta dialog yang dekat dengan penonton Indonesia,” jelasnya.
Kisah Roxie Hart (Putri Indam Kamila) dan Velma Kelly (Galabby) dalam Chicago The Musical bukan sekadar cerita kriminal atau hiburan satir. Adaptasi kisahnya menjadi cerminan Indonesia hari ini yang mana setiap cerita bisa dibentuk dari persepsi, popularitas, dan publikasi media sehingga penonton diajak tertawa dan terhibur atas pesona glamor, drama, dan skandal yang ditampilkan.
“Pertunjukan The Chicago Musical menjadi sejarah baru pertama kali dibawakan di Indonesia untuk menyampaikan cerita yang dekat ke hati para penonton. Semoga langkah ini bisa membuka jalan untuk produksi musikal-musikal lain ke depan,” ungkap Aldafi Adnan sebagai sutradara.
Produksi Chicago The Musical melibatkan lebih dari 150 pekerja kreatif, yang terdiri dari sekitar 20 pemain termasuk 5 penyanyi dan 130 kru di belakang layar. Selama hampir tiga bulan, para talenta teater musikal menjalani proses latihan dan persiapan secara intensif.




















