EVENTGUIDE.ID – XLSmart Day sebagai rangkaian perayaan 1st Anniversary XLSmart mencatatkan dampak keberlanjutan terukur melalui pengelolaan 2.231 kilogram sampah, 31 kilogram e-waste, serta edukasi jejak karbon pengunjung melalui carbon calculator.
Dihadiri lebih dari 15.000 pengunjung, gelaran yang berlangsung pada 25 April 2026 di ICE BSD lalu ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam penyelenggaraan event berskala besar.
Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya XLSmart dalam memperkuat standar penyelenggaraan event yang lebih bertanggung jawab, kolaboratif, dan dapat direplikasi ke depannya.
Praktik pengelolaan event berkelanjutan sendiri bukan menjadi langkah baru bagi perusahaan. Sebelum merger, berbagai inisiatif pengurangan sampah, efisiensi material, serta kampanye kesadaran lingkungan telah diterapkan dalam sejumlah aktivitas perusahaan oleh masing-masing entitas.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan XLSmart Day menjadi langkah penting dalam memperkuat standar event berkelanjutan yang selama ini terus dikembangkan perusahaan.
“Kami percaya perayaan perusahaan dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan melalui langkah nyata, mulai dari pengelolaan sampah, edukasi lingkungan, hingga pengukuran dampak secara lebih terukur,” ujarnya.
Penyelenggaraan event berskala besar memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah, konsumsi energi, mobilitas pengunjung, dan penggunaan material.
“Di XLSmart Day kami memperkuat praktik keberlanjutan yang telah berjalan sebelumnya dengan pendekatan yang lebih sistematis dan kolaboratif, mulai dari pemilahan sampah dari sumber, pengelolaan e-waste, hingga edukasi mengenai jejak karbon individu,” lanjutnya.
Merza menambahkan, hasil yang dicatat dari XLSmart Day menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam mengembangkan standar event berkelanjutan yang lebih terukur dan dapat direplikasi. “
“Kami percaya, perusahaan yang dicintai adalah perusahaan yang mampu memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya melalui layanan dan inovasi, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi karyawan, masyarakat, dan lingkungan,” imbuhnya.
XLSmart berkolaborasi dengan Waste4Change untuk menerapkan pengelolaan sampah Zero Waste to Landfill. Sampah yang dihasilkan selama acara dipilah langsung berdasarkan kategori organik, anorganik, dan plastik.
Selanjutnya, sampah tersebut dikelola melalui proses daur ulang, pengolahan menjadi kompos dan pakan ternak, serta pemanfaatan sebagai bahan bakar alternatif atau Refuse-Derived Fuel (RDF), sehingga tidak ada sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Tercatat sebanyak 2.231 kilogram sampah berhasil dikelola. Dari jumlah tersebut, 51% didaur ulang menjadi material baru, 1% diolah menjadi kompos dan pakan ternak, serta 48% dimanfaatkan menjadi bahan bakar alternatif atau RDF. Hasil pengelolaan tersebut, XLSmart mampu menghindari estimasi emisi karbon sekitar 4.100 kilogram CO₂e.
Selain pengelolaan sampah, XLSmart juga menghadirkan E-Waste Drop Box bekerja sama dengan Remind. Inisiatif ini mengajak karyawan dan pengunjung untuk mendonasikan perangkat elektronik lama, seperti handphone, charger, kabel, baterai, laptop, hingga perangkat elektronik kecil lainnya.
Sistem pengumpulan dilengkapi dengan pencatatan dan kategorisasi data untuk memastikan proses pengelolaan e-waste berjalan lebih terukur.
Inisiatif tersebut, terkumpul sekitar 31 kilogram e-waste yang terdiri dari 22 jenis perangkat elektronik. Sampah elektronik yang terkumpul didominasi oleh kabel, charger, dan aksesori elektronik kecil, dengan estimasi emisi tereduksi sebesar 77,43 kilogram CO₂e.
Meningkatkan kesadaran pengunjung terhadap dampak aktivitas harian terhadap lingkungan, XLSmart juga berkolaborasi dengan Jejakin dalam menghadirkan carbon calculator.
Fasilitas ini, pengunjung dapat menghitung emisi karbon dari aktivitas mereka, termasuk transportasi dan penggunaan energi, serta mendapatkan opsi untuk berkontribusi dalam aksi offset karbon.
Ada 189 partisipan mengikuti penghitungan emisi karbon melalui carbon calculator. Dari jumlah tersebut, 54,5% partisipan melanjutkan ke aksi offset karbon melalui dukungan terhadap program penanaman pohon. Total emisi yang terukur dari pengunjung mencapai 2,4 ton CO₂e, setara dengan kebutuhan penanaman sekitar 249 pohon mangrove.
XLSmart Day.menjadi momentum perusahaan untuk memperluas monitoring emisi karbon secara lebih komprehensif pada penyelenggaraan event. Monitoring tersebut mulai dari venue dan akomodasi, transportasi, food and beverage, penggunaan material, hingga pengelolaan sampah.
Langkah ini menjadi basis pembelajaran penting bagi XLSmart untuk memperkuat tata kelola event berkelanjutan secara lebih sistematis di masa mendatang.




















