
EVENTGUIDE.ID – Kompetisi The Icon Indonesia semakin mendekati puncak persaingan.
Pada episode Senin (22/6) malam, tujuh finalis yang masih bertahan menunjukkan kemampuan terbaik mereka di babak Top 7 Final Special Band Hits dengan membawakan lagu-lagu hits dari sejumlah band ternama.
Penampilan mereka dinilai langsung oleh Ahmad Dhani, Andien, Ardhito Pramono, dan Isyana Sarasvati sebagai judges. Dukungan pemirsa melalui Virtual Gift kembali menjadi faktor penting yang menentukan finalis yang berhak melanjutkan perjuangan di babak Top 6 Final pekan mendatang.
Sheera (Bali) membuka Babak Top 7 Final The Icon Indonesia dengan lagu “Nakal”, milik Band Gigi. Aksi panggung enerjik Sheera berhasil memukau para judges hingga mengantarkannya meraih standing ovation dari Ahmad Dhani, Andien, Ardhito Pramono, dan Isyana Sarasvati.
“Sheera, kamu keren sekali malam ini. Mulai dari koreografi, musik, hingga aransemennya, semuanya sangat bagus,” puji Ahmad Dhani.
“You ate it, Sheera! Koreografinya keren banget. Untuk stage act sudah tidak perlu diragukan lagi, dan kamu juga bernyanyi dengan sangat powerful sehingga berhasil membuka panggung malam ini dengan penuh energi,” ujar Isyana Sarasvati.
“Sheera, walaupun di awal tadi aku dan Isyana sempat menyadari ada satu bagian yang sedikit terlewat, kamu berhasil menanggulanginya dengan sangat baik, dan itu tidak mudah,” ungkap Ardhito Pramono.
Penampilan apik Sheera (Bali) juga memperoleh dukungan spesial dari Band Gigi yang disampaikan melalui tayangan video.
Selanjutnya Silvia (Bandung) yang membawakan lagu hits dari band Potret berjudul “Salah”. Penampilan Silvia mendapatkan catatan dari judges bahwa terdapat beberapa bagian yang pitchy.
“Aku merasa selama penampilan ini, Silvia terlihat seperti berpikir gerakan berikutnya apa,” kata Andien. Memberikan dukungan moril, Andien.memeluk Silvia di panggung untuk menenangkan dan memberikan saran agar tidak nervous selama di panggung.
Glenn (Deli Serdang) tampil memukau dengan lagu “Mungkinkah” yang dipopulerkan oleh Stinky yang diganjar standing ovation dari Andien.
“Menurut aku selama perform Glenn benar-benar menumpahkan seluruh perasaannya, setiap kata-kata dari liriknya kamu benar-benar meresapinya” pujinya.
“Dari awal aku mendengar suara Glenn, aku selalu terpukau dengan kemurnian suara Glenn. Jadi tidak perlu melakukan improvisasi yang yang kompleks, namun tetap menusuk ke kalbu,” puji Isyana Sarasvati.
Judges kembali dimanjakan dengan penampilan spektakuler dari Felicia (Tangerang) yang membawakan lagu “Aku Masih Sayang” dari ST12 yang berhasil mendapatkan standing ovation dari seluruh judges.
“Setiap performance kamu selalu bisa menginterpretasikan lagu tersebut sesuai dengan diri kamu. Semua lagu yang kamu bawakan menjadi lagu versi kamu yang terbaik dan authentic. Musikalitas kamu tinggi dan semuanya sangat seimbang sehingga penampilan kamu sangat enjoyable,” puji Isyana Sarasvati.
“Kalau Felicia ingat, dari pertama kali aku melihat penampilan kamu di panggung ini pasti selalu aku kasih standing ovation sebagai bentuk apresiasi atas penampilan kamu yang luar biasa. Setiap minggu, kamu selalu memberikan penampilan yang berbeda padahal kamu hanya punya waktu 1 minggu untuk mempersiapkan semuanya,” kata Andien
Dukungan juga datang dari Charly van Houten melalui video. “Halo Felicia, terima kasih banyak sudah membawakan lagu ‘Aku Masih Sayang’ di panggung The Icon Indonesia. Pokoknya lagu itu menjadi punya versi dan feel yang berbeda, semoga kamu bisa lanjut terus ke babak Grand Final,” harap Charly van Houten.
Vedra (Batam) tampil memukau dengan lagu “Tercipta Untukku” yang dipopulerkan oleh Ungu dan mendapatkan dua standing ovation dari Andien dan Ardhito Pramono. Vedra menghadirkan warna baru di atas panggung dengan bernyanyi seraya memainkan gitar sesuai tantangan dari Afgan di babak sebelumnya.
Melihat kemampuan Vedra bermain gitar, Ardhito Pramono pun ditantang oleh Desta untuk berkolaborasi langsung dengan Vedra membawakan lagu “I Just Couldn’t Save You Tonight” dengan gitar.
“Kamu bertalenta sekali, kemarin kamu ditantang oleh Afgan untuk bermain gitar sambil bermain dan ternyata malam ini kamu mampu menyelesaikannya dengan baik sekali. Melihat penampilan kamu tadi dengan Ardhito juga ternyata memiliki warna lain saat menyanyikan lagu seperti lagu Ardhito tadi,” puji Andien.
Suasana semakin emosional ketika kedua orang tua Vedra hadir memberikan kejutan di atas panggung The Icon Indonesia. Kehangatan interaksi dan kedekatan mereka sukses menghadirkan momen mengharukan yang menyentuh para judges maupun penonton.
Aksi panggung Gerald (Ambon) lewat lagu “Dahulu” karya The Groove sukses mencairkan suasana dan membuat para judges turut menari.
“Meskipun bernyanyi di depan penciptanya langsung, tapi kamu tampil sangat enjoyable sampai aku menari bareng, kamu membuat lagu ini hidup dengan suara kamu,” puji Ardhito Pramono.
“Berbeda dengan Andien dan Ardhito, menurut aku malam ini bukan penampilan terbaik kamu. Secara keseluruhan stage act kamu sudah baik, namun dari segi suara masih kurang,” ungkap Isyana Sarasvati yang juga dibenarkan oleh Ahmad Dhani.
Panggung Top 7 Final The Icon Indonesia ditutup dengan penampilan Diva (Semarang) dengan lagu “Separuh Aku” yang dipopulerkan oleh NOAH.
Ahmad Dhani memberikan catatan bahwa performa Diva pada malam tersebut masih belum maksimal dibandingkan penampilan-penampilan sebelumnya. Catatan juga diberikan oleh Isyana Sarasvati, “Kayaknya Diva harus berani untuk eksplor lagi, terlebih sekarang sudah babak Top 7 dan sepertinya teman-teman lainnya juga sudah mulai ekskalasi. Diva harus mulai berani untuk mencoba hal yang baru dalam bernyanyi,” ujar Isyana Sarasvati.
Di penghujung babak Top 7 Final, Gerald (Ambon), Silvia (Bandung), dan Diva (Semarang) harus berada di posisi zona merah. Namun dengan raihan Virtual Gift tertinggi, Gerald (Ambon) berhasil mengamankan posisinya dan menjadi finalis pertama yang melaju ke babak berikutnya.
Sementara judges memutuskan menyelamatkan Diva (Semarang) untuk tetap bertahan dan melanjutkan persaingan di babak selanjutnya. Perjalanan Silvia (Bandung) di panggung The Icon Indonesia pun harus berakhir.
Persaingan akan kembali berlanjut di babak Top 6 Final yang tayang Live di SCTV pada Senin, 29 Juni 2026 pukul 21.15 WIB.




















