EVENTGUIDE.ID – KRISTAInterFOOD membuktikan diri selama 27 tahun, telah tumbuh bersama industri makanan dan minuman Indonesia.
Momentum ini menjadi penegasan atas posisinya sebagai platform industri F&B yang dibangun oleh anak bangsa dan dipercaya oleh pelaku industri selama lebih dari dua dekade.
Menandai hal itu bakal digelar Pameran KRISTAInterFood 2026 pada 4-7 November 2026 di NICE, PIK 2, Tangerang Banten.
Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, menegaskan bahwa KRISTAInterFOOD merupakan hasil perjalanan panjang perusahaan anak bangsa yang telah berdiri selama 32 tahun.
“InterFOOD bukan warisan yang kami terima dari siapa pun. Ini adalah platform yang kami bangun dari ide, keyakinan, dan kerja keras selama 27 tahun. Sejak awal, tujuan kami sederhana, menghadirkan panggung yang mumpuni bagi industri makanan dan minuman Indonesia agar dapat tumbuh, berinovasi, dan terhubung dengan dunia,” ujar Daud D. Salim.
Chief Marketing Officer dan Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, menambahkan bahwa peluncuran KRISTAInterFOOD bukan sekadar pengenalan identitas, melainkan penegasan atas kepercayaan yang telah dibangun bersama industri selama lebih dari dua dekade.
“Kekuatan sebuah platform tidak ditentukan oleh nama semata, melainkan oleh kepercayaan yang dibangun bersama komunitasnya. Selama bertahun-tahun, exhibitor, asosiasi, mitra industri, dan media telah menjadi bagian penting dari perjalanan InterFOOD. KRISTAInterFOOD adalah refleksi dari komitmen kami untuk terus tumbuh bersama industri,” kata Christina.
Di dukung Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) , Association of Culinary Professionals Indonesia (ACP) serta Indonesian Pastry Bakery Society (IPBS). KRISTAInterFOOD akan terus memperkuat kolaborasi, memperluas akses pasar, serta membuka peluang bisnis bagi pelaku industri Indonesia di tingkat nasional maupun global.
Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenpar, Rizki Handayani Mustafa, mengatakan pameran ini menjadi wadah mempertemukan rantai ekosistem kuliner. Seperti yang dilakukan KristaInterFood 2026 yang menjadi rantai ekosistem mulai dari hulu hingga hilir.
“Penyelenggaraan KristaInterfood atau pameran ini tidak hanya sekadar dilihat sebagai acara MICE. Biasanya kita melihat pameran hanya sebagai ajang jualan booth, nanun saya melihat lebih dari itu,” ujar Rizki dalam keterangannya, Rabu, 24 Juni 2026.
“Kita tahu bahwa akar dari gastronomi dan kuliner kita adalah budaya. Bayangkan, dengan lebih dari 500 etnis, betapa beragamnya masakan Indonesia dan betapa kayanya sumber daya pangan kita,” lanjutnya.
Daud D. Salim menyampaikan pameran tahun ini juga akan diramaikan oleh berbagai program unggulan, seperti La Cuisine Cooking Competition 2026 yang diproyeksikan diikuti hampir 1.000 chef dari dalam dan luar negeri bersama ACP Indonesia, Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition bersama Dewan Kopi Indonesia, serta berbagai program pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi pelaku industri.
“KristaInterfood 2026 akan menghadirkan sekitar 1.500 peserta dari 25 negara. Dengan paviliun dari 12 negara dan di selenggarakan di NICE PIK 2, Kabupaten Tangerang,” ujarnya.
“Kami juga memperkenalkan nama baru, KristaInterFood. Ini adalah platform nasional bagi industri makanan dan minuman Indonesia dengan skala internasional,” sambungnya.
Di dukung Kementerian Pariwisata, Kementerian Perindustrian, Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) , PHRI, APRINDO, Association of Culinary Professionals Indonesia (ACP) serta Indonesian Pastry Bakery Society (IPBS). KRISTAInterFOOD akan terus
memperkuat kolaborasi, memperluas akses pasar, serta membuka peluang bisnis bagi pelaku industri Indonesia di tingkat nasional maupun global.




















