EVENTGUIDE.ID – Supply Chain Innovation Summit (SCIS) Asia Pacific 2026 resmi ditutup melalui ajang Grand Final Day yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, di ARTOTEL Mangkuluhur Suites, Jakarta.
SCIS Asia Pacific 2026 Weekly Virtual Conference yang berlangsung selama delapan minggu, mempertemukan para profesional rantai pasok, pemimpin bisnis, akademisi, perwakilan pemerintah, serta mahasiswa dari berbagai negara di kawasan Asia Pasifik untuk bertukar wawasan dan mengeksplorasi strategi dalam membangun rantai pasok yang lebih cerdas, ramah lingkungan, dan tangguh.
Mengangkat tema “Driving Smarter, Greener, and More Resilient Supply Chains”, Grand Final Day menghadirkan satu hari penuh diskusi inspiratif, peluang networking, serta program penghargaan.
Prof. I Nyoman Pujawan selaku Presiden ISCEA Indonesia membuka acara ini dilanjutkan keynote lecture oleh Sandeep Chatterjee, Chairman dan CEO ISCEA India.
Sandeep membagikan perspektif mengenai peran rantai pasok yang terus berkembang dalam menghadapi tantangan global sekaligus mempercepat transformasi digital.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan Panel Discussion 1 yang menghadirkan Prakosa Hadi, Presiden Komisaris PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas); Gusti Fauzi Maulana Gatfli, Professional Supply Chain Management Leader; serta Sebastian Chua, Chairman of The Procurement Council Supply Chain Asia.
Para narasumber membahas pentingnya penerapan rantai pasok digital dan berkelanjutan, serta bagaimana organisasi dapat meningkatkan ketahanan bisnis melalui inovasi, keunggulan operasional, dan inisiatif keberlanjutan.
Sesi pagi juga digelar Indonesian Supply Chain Awards (ISCA) yang memberikan penghargaan kepada organisasi dan profesional berprestasi atas kontribusi mereka dalam mendorong kemajuan dan keunggulan rantai pasok di Indonesia.
Setelah sesi makan siang dan networking, peserta mengikuti kuis interaktif sebelum memasuki dua diskusi panel berikutnya.
Panel Discussion 2 bertajuk “Supply Chain 2026 Outlook: Current Issues, Disruptions & What’ s Next in APAC” menghadirkan Ngoc Nguyen, Founder Vietnam Supply Chain Network (VSCN) dan ISCEA Vietnam; Prof. Dr. Premkumar Rajagopal, President/CEO Malaysia University of Science and Technology sekaligus ISCEA Malaysia; serta Sandeep Chatterjee, Chairman dan CEO ISCEA India.
Para pembicara berbagi pandangan mengenai tren yang sedang berkembang, tantangan regional, serta arah masa depan rantai pasok di kawasan Asia Pasifik.
Di Panel Discussion 3 bertajuk “From Efficiency to Resilience: Rethinking End-to-End Supply Chain Performance” menghadirkan Doni Budiono, Operational Director PT Jakarta International Container Terminal (JICT); Delijal Mansyurdin, Supply Chain Director Kimberly-Clark Softex Indonesia; Defi Nofitra, Country Manager Indonesia Kaspersky sekaligus Head of International Collaboration & Cyber Research Division ADIGSI; serta Ryan Ching, Country Director Slimstock Indonesia.
Diskusi ini menyoroti bagaimana organisasi dapat membangun ekosistem rantai pasok yang lincah, tangguh, dan berbasis teknologi untuk menghadapi dinamika lanskap global yang semakin kompleks.
Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para lulusan ISCEA, seremoni penutupan, serta sesi networking yang memungkinkan peserta, pembicara, dan mitra industri memperkuat hubungan profesional sekaligus menjajaki peluang kolaborasi di masa depan.
Lebih dari sekadar penutupan sebuah rangkaian acara, Grand Final Day SCIS Asia Pacific 2026 menegaskan kembali komitmen ISCEA Indonesia dalam mendorong pertukaran pengetahuan, kolaborasi, dan inovasi di komunitas rantai pasok global.
Seiring berakhirnya SCIS Asia Pacific 2026 dengan sukses, ISCEA Indonesia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pembicara, sponsor, mitra, media partner, relawan, dan peserta yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini.


















