
EVENTGUIDE.ID – Setelah membuka rangkaian Cowabunga Deluxe melalui Debu-Debu Intan (feat. Sunwich), Sajama Cut menghadirkan Absolute Sadness, sebuah lagu yang selama ini tersimpan sejak proses rekaman Cowabunga.
Ditulis dan direkam dalam sesi yang sama dengan album tersebut, Absolute Sadness akhirnya dikeluarkan dari arsip Sajama Cut dan diperkenalkan sebagai single tersendiri.
Lagu ini menjadi salah satu bagian yang selama ini belum terdengar dari dunia kreatif di balik Cowabunga.
Bagi Marcel Thee, Absolute Sadness memang selalu terasa sebagai bagian dari semesta Cowabunga, tetapi memiliki arah emosional yang cukup berbeda untuk berdiri sendiri.
“Lagu ini selalu terasa seperti datang dari dunia yang sama, tapi berjalan ke arah yang sedikit berbeda. Rasanya lagu ini pantas mendapatkan perhatian sendiri, bukan sekadar menjadi
bonus track,” ujar Marcel Thee.
Cowabunga Deluxe terasa lebih dari sekadar tambahan materi. Sajama Cut melihatnya sebagai bagian yang melengkapi proses kreatif album yang dirilis setahun sebelumnya.
Cowabunga sendiri menjadi fase penting dalam perjalanan Sajama Cut setelah Godsigma (2020). Album tersebut mempertemukan kembali dorongan eksperimentasi band dengan energi baru yang kemudian memperluas pendengarnya, sekaligus melahirkan sejumlah lagu yang kini
menjadi bagian dari repertoar paling dikenal Sajama Cut.
Absolute Sadness memperlihatkan sisi lain dari proses tersebut, sebuah lagu yang berasal dari periode kreatif yang sama, namun memilih jalannya sendiri.
Perilisan single ini melengkapi dua sisi Cowabunga Deluxe, yaitu interpretasi
baru terhadap lagu-lagu yang telah dikenal melalui kolaborasi dengan musisi lain, serta penemuan kembali materi yang sebelumnya belum pernah dirilis.
Single Absolute Sadness dari Sajama Cut sudah tersedia di seluruh platform musik digital mulai 28 Agustus 2026.




















