EVENTGUIDE.ID – Erastus Radjimin, Founder & CEO Artotel Group, menyoroti pentingnya restorasi alam sebagai bagian dari upaya membangun keberlanjutan dan ketahanan jangka panjang industri hospitality Indonesia.
“Restorasi alam bukan hanya tentang menanam kembali pohon, tetapi tentang menjaga dan memulihkan ekosistem agar dapat terus memberikan manfaat bagi generasi mendatang. Bagi kami, investasi pada alam merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan destinasi sekaligus membangun ketahanan bisnis hospitality,” ujar Erastus Radjimin, Founder & CEO Artotel Group dalam Sustainability Talk bertajuk “Building Resilience Through Nature: Why Investing in Nature Matters for Business Resilience,” yang digelar pada Rabu (23/9), di The Rooang at Bimasena, Jakarta.
Talkshow yang merupakan kolaborasi antara Artotel Group, The Bimasena, dan Bumiterra ini membahas pentingnya investasi pada alam dalam membangun ketahanan bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang.
Dihadiri oleh para eksekutif, business leaders, investors, sustainability practitioners, hospitality leaders, dan media, diskusi tersebut mengangkat perspektif lintas industri mengenai keterkaitan antara investasi pada alam, keberlanjutan destinasi, dan ketahanan bisnis.
Sebagai perusahaan hospitality yang mengoperasikan hotel di berbagai destinasi di Indonesia, Artotel Group menyadari bahwa alam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari ekosistem bisnisnya. Mulai dari pembangunan hingga operasional hotel, industri hospitality bergantung pada berbagai sumber daya alam. Karena itu, menjaga dan memulihkan lingkungan menjadi bagian penting dari tanggung jawab perusahaan terhadap tamu, karyawan, pemilik hotel, masyarakat, serta destinasi tempat hotel beroperasi.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Artotel mulai memperkuat implementasi program ESG sejak 2022 melalui The Art of Goodness. Artotel meyakini bahwa sustainability harus diwujudkan melalui aksi nyata, target yang terukur, serta hasil yang dapat dipantau. Restorasi alam menjadi salah satu langkah untuk memperluas dampak keberlanjutan, tidak hanya di dalam area operasional hotel, tetapi juga di lingkungan dan destinasi yang lebih luas.
Menurut Erastus, upaya restorasi alam juga merupakan bagian dari membangun destinasi yang lebih sehat dan komunitas yang lebih kuat, sekaligus memperkuat ketahanan industri hospitality dalam menghadapi tantangan jangka panjang.
Saat ini, Artotel bekerja sama dengan Bumiterra, perusahaan restorasi alam bersertifikasi B Corp di Indonesia yang 100% didukung oleh komunitas lokal, dalam upaya merestorasi 1 hektar lahan di Desa Rumbih, Kalimantan Barat. Inisiatif ini tidak hanya mencakup penanaman pohon, tetapi juga perawatan dan pemulihan keanekaragaman hayati ekosistem hutan hujan.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Artotel Group untuk memperluas kontribusi ESG dan menciptakan dampak positif yang melampaui area operasional hotel.



















