
EVENTGUIDE.ID – Trade Expo Indonesia (TEI), pameran dagang internasional terbesar di Tanah Air bakal digelar pada 14-18 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang, Banten.
Pameran yang diselenggarakan oleh Kementerian Perdagangan menargetkan sebanyak 1.500 exhibitor atau perusahaan dengan pengunjung 30.000 orang dan potensi transaksi sebesar US$17,5 miliar atau sekitar Rp312,72 triliun (asumsi kurs Rp17.870 per US$)
“Hingga 29 September 2026, sebanyak 6.597 perusahaan dari 113 negara telah terdaftar sebagai pembeli. India menyumbang jumlah terbanyak, yakni sekitar 680 perusahaan, disusul China, Nigeria, dan Malaysia,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Kemendag, Fajarini Puntodewi, di Tangerang, Rabu (30/9).
“Ini sudah terdata. Mudah-mudahan nanti pada saat pembukaan 14 Oktober, jumlahnya sudah bisa melampaui capaian tahun lalu,” lanjutnya.
Mencapai target tersebut, Kemendag mempertemukan peserta dengan calon pembeli sebelum pameran melalui program penjajakan bisnis awal atau pre-business matching.
“Kami juga memfasilitasi proses penjajakan dan pertemuan dengan calon buyer selama satu bulan terakhir ini. Dengan demikian, kami berharap pada saat pameran berlangsung, maka sebagian exhibitor sudah dapat melakukan closing deal,” jelasnya.
Selain penjajakan sebelum pameran, Kemendag tetap menggelar agenda business matching dan business forum. Melalui business matching, peserta dapat bertemu dengan calon pembeli dalam pertemuan yang telah dijadwalkan.
Sementara Staf Ahli Menteri Luar Negeri (Menlu) Bidang Diplomasi Ekonomi Zelda Wulan Kartika mengatakan TEI 2026 dapat menjadi kesempatan untuk memperluas pasar ekspor Indonesia ke Afrika.
“Kawasan Afrika ini penting sekali karena ini merupakan pasar baru dengan populasi yang besar mencapai 1,4 miliar jiwa,” kata Zelda.
Menurutnya, produk Indonesia yang telah memasuki kawasan Afrika antara lain produk kelapa sawit, makanan dan minuman, serta produk manufaktur.
“Nantinya perwakilan RI akan datang ke TEI, membawa buyer yang sudah dikurasi oleh perwakilan RI, kemudian akan dipertemukan dengan mitranya di TEI ini,” imbuhnya.
PT Debindomulti Adhiswasti sebagai
pihak pengelola acara juga menyiapkan strategi khusus untuk memanjakan para pembeli internasional.
“Kita menyiapkan akomodasi secara gratis bernilai lebih dari Rp250.000 untuk buyer-buyer potensial yang memang sudah melakukan pergerakan transaksi,” ujar Direktur Utama PT Debindomulti Adhiswasti, Vibiadhi Swasti Pradana.
Berbeda dari pameran dagang konvensional yang berfokus pada satu sektor spesifik, TEI 2026 bakal menyajikan beragam komoditas unggulan Indonesia secara luas, mulai dari produk manufaktur, kuliner, fesyen, hingga jasa.



















