EVENTGUIDE.ID – Indonesia Young Fashion Designer Competition (IYFDC) 2026 telah merampungkan tahap. semifinal pada 3 Juni 2026 di Lippo Mall Nusantara, Jakarta.
Dari 50 semifinalis yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, akhirnya terpilih 12 desainer muda terbaik yang akan melaju ke babak final serta menampilkan koleksinya di panggung BTN Indonesia Fashion Week 2026.
Para peserta sebelumnya telah lolos dari proses seleksi awal yang menjaring lebih dari 200 sketsa desain dari seluruh penjuru Nusantara.
Di tahap semifinal, dewan juri melakukan penilaian berdasarkan empat aspek utama, yaitu keindahan desain, kerapihan, daya pakai, dan daya jual. Terpilih 12 finalis terbaik yang dinilai memiliki kemampuan untuk mengembangkan warisan budaya menjadi produk fashion yang memiliki nilai kreatif sekaligus potensi komersial.
Poppy Dharsono, Ketua Umum APPMI sekaligus Presiden BTN Indonesia Fashion Week, menegaskan bahwa IYFDC tidak hanya berfokus pada pencarian pemenang, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi baru desainer Indonesia.
“Tujuan IYFDC adalah mencetak desainer-desainer muda yang memiliki potensi dan bakat agar mereka dapat berkembang dalam industri fashion dan memperoleh kesempatan untuk bersaing di tingkat internasional,” ujar Poppy Dharsono.
Menurutnya, kekayaan budaya Indonesia merupakan sumber inspirasi yang sangat besar bagi para desainer muda untuk menciptakan karya yang memiliki identitas kuat sekaligus mampu menjawab kebutuhan pasar modern.
Tahun ini, BTN Indonesia Fashion Week mengusung tema besar “Ulos Simetria”, hasil kolaborasi antara APPMI, BTN,
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Dekranasda Sumatera Utara, serta Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara.
Mengangkat tema “Threads of North Sumatra:.Tradition in Contemporary Silhouette”, IYFDC yang mengajak para desainer muda untuk mengeksplorasi kekayaan budaya Sumatera Utara melalui tekstil, motif, warna, serta nilai-nilai filosofinya, kemudian menerjemahkannya ke dalam rancangan busana kontemporer yang relevan dengan perkembangan industri fashion saat ini.
Misan Kopaka, Wakil Ketua Umum APPMI Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan sekaligus juri IYFDC 2026, mengatakan bahwa tema tersebut dipilih untuk mendorong para desainer muda menggali warisan budaya Indonesia dengan pendekatan yang segar dan modern.
“Tema tersebut mengajak para desainer muda untuk mengeksplorasi kekayaan
budaya Sumatra Utara melalui tekstil, motif, warna, serta nilai-nilai filosofinya, kemudian menerjemahkannya ke dalam siluet modern yang effortless dan sophisticated,” ujar Misan.
Sementara itu, Naniek Rachmat, Wakil Ketua Bendahara APPMI sekaligus Direktur Keuangan BTN Indonesia Fashion Week dan juri IYFDC 2026, menambahkan bahwa proses seleksi
dilakukan secara bertahap untuk menemukan talenta-talenta terbaik yang layak mendapatkan pembinaan lebih lanjut.
“Kami tidak hanya mencari juara. Yang kami cari adalah talenta-talenta muda yang memiliki potensi untuk berkembang dan menjadi bagian dari masa depan industri fashion Indonesia,” ujar Naniek.
Kedua belas finalis terpilih selanjutnya akan mempersiapkan koleksi final mereka untuk ditampilkan pada panggung BTN Indonesia Fashion Week 2026 di JICC.
Berikut nama-nama ke-i 12 Finalis IYFDC 2026:
1. Agung Gumelar
2. Aminullah
3. David Bryan Adam
4. Dynis Nova S.S.
5. Evangelista
6. Giselle Tiomualana
7. Jovana Chandra
8. Rafa Zahra Syakirah
9. Rizki Ramadityo Wicaksono
10. Sebastian Nainggolan
11. Syahrus Farabish
12. Tashannie Abigail Loekman
Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya regenerasi industri mode Indonesia sekaligus menunjukkan
bagaimana kekayaan budaya Nusantara dapat diterjemahkan ke dalam karya-karya yang relevan dengan pasar global.
Penyelenggaraan IYFDC 2026, APPMI berharap lahir generasi baru desainer yang mampu mengangkat kekayaan budaya Indonesia melalui karya-karya kreatif, inovatif, dan memiliki daya saing di tingkat internasional.
IYFDC merupakan salah satu program pembinaan desainer muda yang menjadi bagian dari rangkaian BTN Indonesia Fashion Week 2026 yang akan diselenggarakan pada 29 Juli–2
Agustus 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC).



















