
EVENTGUIDE.ID – Konser tunggal musisi legendaris Michael Wong bertajuk “Lonely Planet 3.0” memukau penggemarnya yang memadai Spike Airdome, PIK 2, Jakarta Utara, Sabtu (6/6).
Wamen Ekraf Irene Umar menyampaikan keberhasilan penyelenggaraan konser internasional membuktikan kualitas seni pertunjukan Tanah Air memiliki infrastruktur dan ekosistem yang siap bersaing di level global.
“Kehadiran konser musisi internasional papan atas seperti Michael Wong membuktikan bahwa daya tarik industri hiburan Indonesia di mata dunia kini semakin kuat, sekaligus menunjukkan ekosistem seni pertunjukan Tanah Air yang kian matang dan berdaya saing global,” ujar Irene Umar.
Konser ini menghadirkan produksi berskala internasional melalui konsep “Lonely Planet” yang diwujudkan lewat tata panggung megah, visual LED yang atraktif, tata cahaya dramatis, dan sistem suara imersif. Selain memberikan pengalaman hiburan yang berkesan bagi penonton, konser ini juga menunjukkan kapasitas pekerja kreatif lokal dalam mendukung pertunjukan kelas dunia sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif nasional.
“Suksesnya konser berskala internasional ini otomatis membuka lapangan kerja baru dan menghidupkan subsektor lain seperti perhotelan, kuliner, hingga UMKM di sekitar venue,” imbuhnya.
Konser yang dipromotori Color Asia Live ini dirancang sebagai panggung spektakuler di salah satu venue indoor terbaru Jakarta. Berdasarkan data penjualan, antusiasme pencinta musik pop Mandarin sangat tinggi dengan rentang harga tiket Rp850.000 hingga Rp4.000.000 dan habis terjual sejak awal tahun.
Michael Wong, yang dijuluki Prince of Mandopop Love Song, merupakan penyanyi legendaris asal Malaysia dengan basis penggemar yang besar dan loyal di Indonesia.
Suasana konser berlangsung meriah sekaligus penuh nostalgia saat ribuan penonton turut menyanyikan lagu-lagu hitsnya, seperti “Fairy Tale (Tong Hua)” dan “First Time (Di Yi Ci)”.
Kesuksesan acara ini membuktikan kolaborasi solid antara promotor dan ratusan pekerja kreatif lokal. Sinergi tersebut mendukung penuh visi Kementerian Ekraf untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri hiburan di Asia.



















