EVENTGUIDE.ID– Indonesia International Trade Fair telah resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran pada Selasa (3/6) lalu.
Salah satu pameran industri internasional terbesar yang berasal dari Tiongkok dan berfokus pada pasar Asia Tenggara, ajang ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi industri antara Indonesia dan Tiongkok sekaligus mendukung percepatan transformasi industri nasional.
Pameran yang diselenggarakan atas kerja sama Departemen Perdagangan Provinsi Zhejiang dan Meorient Exhibition International ini menempati area seluas 50.000 meter persegi dan menghadirkan hampir 1.000 perusahaan peserta pameran.
Lebih dari 3.000 produk dan solusi industri ditampilkan, mencakup berbagai sektor manufaktur, teknologi
industri, energi baru, hingga sistem produksi cerdas.
Terdapat 54 perusahaan dari Provinsi Zhejiang turut berpartisipasi dengan dukungan langsung dari Departemen Perdagangan Provinsi Zhejiang melalui total 100 booth pameran.
Menjawab Kebutuhan
Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara tengah memasuki fase penting dalam percepatan transformasi dan modernisasi sektor industrinya.
Implementasi program Making Indonesia 4.0 serta visi pembangunan jangka panjang Indonesia Emas 2045
mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap teknologi manufaktur modern, peralatan industri berpresisi tinggi, sistem otomasi cerdas, serta solusi industri yang ramah lingkungan
dan berkelanjutan.
Industrial Week (IIW) Indonesia dalam hal ini.telah berkembang menjadi salah satu platform industri terkemuka yang mempertemukan kebutuhan industri
Indonesia dengan kapabilitas manufaktur global, sekaligus menjadi jembatan bagi perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk menjajaki peluang pasar Indonesia dan kawasan ASEAN.
Penyelenggaraan pameran ini mendapat dukungan dari berbagai asosiasi industri nasional, antara lain Gabungan Asosiasi Perusahaan Pengerjaan Logam dan Mesin Indonesia (GAMMA), Indonesian Packaging Federation (IPF), Asosiasi Logistik Indonesia (ALI)
Lalu, Asosiasi Industri Mesin Perkakas Indonesia (ASIMPI), Asosiasi Industri Pompa Indonesia (AIPSI), Asosiasi Alat dan Mesin Pertanian Indonesia (ALSINTANI), serta Asosiasi Pengusaha Engineering Karawang (APEK).
Kolaborasi berbagai pihak tersebut diharapkan dapat menciptakan platform yang efektif untuk mempertemukan pelaku industri dari kedua negara serta memperkuat integrasi rantai pasok industri regional.
Solusi Industri dari Hulu hingga Hilir
Selama empat hari penyelenggaraan, pameran menghadirkan enam sektor unggulan yang mencakup seluruh rantai nilai industri manufaktur, yaitu Industrial Equipment & Components,
Plastics, Printing, Packaging & Food Processing Machinery, Machine Tools & Metalworking, General Machinery & Parts, New Energy, serta Intelligent Manufacturing.
Sejumlah perusahaan industri terkemuka Indonesia seperti Garuda Excavindo Nusantara, Panca Nusa Perkasa, Feng Global Indonesia, Berca Mandiri Perkasa, Liftech Abdi Perkasa,
Sheng Hiu, DSL Indoneisa, Roda Rollen Indonesia, Industrial Multi Fan, You Meng, Green
Plus, Fujiyama Marketing, dan Zwinner Indonesia Intelligent Equipment turut berpartisipasi untuk menampilkan inovasi dan produk unggulan mereka.
Di sisi lain, perusahaan manufaktur asal Zhejiang seperti Zhejiang Jiutong, Zhejiang Qianghong, dan Wenzhou Huida memperkenalkan berbagai teknologi terbaru, termasuk peralatan produksi pintar, solusi manufaktur modern, serta teknologi hijau rendah karbon yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan pasar Asia Tenggara.
Partisipasi perusahaan dari kedua negara menunjukkan potensi sinergi yang kuat antara industri Indonesia dan Tiongkok, sekaligus memperkuat posisi kawasan sebagai salah satu
pusat pertumbuhan industri global.
Membangun Ekosistem Berkelanjutan
Selain pameran, penyelenggaraan acara juga diramaikan oleh berbagai forum industri, pertemuan bisnis, dan kegiatan sertifikasi internasional, termasuk Annual General Meeting
industri kemasan Indonesia serta SIRIM QAS Global Certification Ceremony.
Adanya angkaian kegiatan tersebut, perwakilan pemerintah, asosiasi industri, dan pelaku usaha dari Indonesia, Tiongkok, serta Malaysia melakukan diskusi dan pertukaran pandangan mengenai transformasi industri, akses pasar internasional, sertifikasi global,hingga penguatan rantai pasok regional.
Pameran ini diharapkan menjadi ajang promosi produk teknologi, dan menjadi katalis bagi terciptanya kerja sama industri yang lebih erat, inovatif, dan berkelanjutan antara Indonesia, Tiongkok, dan negara-negara ASEAN di masa mendatang.




















