EVENT GUIDE.ID– Dari novel ke layar lebar hingga drama musical, Home Sweet Loan mencuri perhatian penikmat seni anak negeri.
Pementasan yang diadaptasi dari novel populer karya Almira Bastari dan sukses meraih 1,7 juta penonton pada versi filmnya (2024) ini menghadirkan pengalaman baru melalui perpaduan cerita, musik, dan koreografi. Kisah Kaluna yang berupaya keluar dari rumah orang tuanya untuk mendapatkan ruang aman dan tempat tinggal pribadi turut menggambarkan pencarian makna rumah dan tempat untuk merasa utuh.
“Penggambaran financial planning dalam pentas ini sangat penting karena, buat saya, Indonesia sangat membutuhkan financial planning tersebut,” Wamenekraf Irene Umar di TIM, Jakarta.
Irene menekankan bahwa transformasi Home Sweet Loan dari subsektor penerbitan, perfilman, hingga kini merambah subsektor seni pertunjukan dan musik membuktikan potensi besar komersialisasi IP dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan berkelanjutan.
“Home Sweet Loan membawa pesan yang relevan bagi masyarakat, khususnya tentang pentingnya mengenali diri dan tidak melupakan kecintaan terhadap diri sendiri,” jelasnya.
Pementasan Home Sweet Loan The Musical dijadwalkan berlangsung sebanyak 23 pertunjukan mulai 30 September hingga 18 Oktober 2026. Karya ini menghadirkan 18 komposisi lagu original serta koreografi khas, termasuk nomor lagu “Tepuk Waras” yang merefleksikan dinamika kehidupan masyarakat perkotaan.



















