
Follow Eventguide.id untuk mendapatkan informasi terkini. Klik untuk follow WhatsApp Channel
EVENTGUIDE.ID – Pameran Imersif Pipilaka Calling yang yang menampilkan Intellectual Property (IP) lokal, berlangsung di lantai 5, Sarinah Thamrin, Jakarta membawa pesan-pesan sosial dan lingkungan dengan memanfaatkan teknologi.
“Saya sangat kagum Pipilaka Calling sebagai art exhibition IP Pipilaka yang menggabungkan teknologi dan pesan-pesan moral untuk lintas generasi,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky di Sarinah, Thamrin, Jakarta.
Pameran ini menurutnya sangat direkomendasikan bagi semua kalangan terutama anak-anak.
“Saya merekomendasi juga untuk anak-anak Indonesia bisa melihat imersif yang dikombinasikan dengan entertainment, interaktif audio visual, nyanyi bareng, dan cerita-cerita tentang kepedulian lingkungan yang begitu menyenangkan,” lanjutnya.
Pipilaka Calling menampilkan 5 ruang pamer interaktif dan edukatif dengan penawaran unik yang berbeda dari pameran pada umumnya. Setiap pengunjung diajak masuk ke dunia Pipilaka yang menghadirkan IP karakter dengan peran sebagai storyteller (pencerita) untuk mengajak audiens merefleksikan berbagai isu sosial dan lingkungan yang relevan terhadap publik.
Wamen Ekraf Irene Umar menambahkan di Sarinah, ada ruang imersif yang mana pengunjung bisa ikut menari, menyanyi, dan foto bersama dengan IP karakter Pipilaka.
“Lima wahana di Pipilaka Calling bisa membuat semua having fun. Para pengunjung tinggal naik transportasi publik seperti MRT atau bus TransJakarta untuk mengeksplorasi dunia dari Pipilaka,” imbuhnya.
Pipilaka Calling sudah berlangsung sejak 15 Desember 2025 dan masih terbuka untuk umum sampai 8 Maret 2026 dari pukul 10.00-22.00 WIB.
Berkonsep pendekatan kreatif dan menyenangkan, para pengunjung diajak lebih peduli terhadap lingkungan, menyaksikan immersive concert Pipilaka, mewarnai tokoh-tokoh Pipilaka, hingga mendengar cerita dan berinteraksi langsung di Hutan Pipilaka.
Pengunjung juga bisa membeli berbagai koleksi merchandise IP Pipilaka seperti jaket, kaos, tote bag, topi, bantal, keychain, dan produk-produk kreatif lain.
“Pipilaka artinya semut yang mengandung filosofi gotong royong. IP ini tak hanya menghibur, tetapi juga ada pesan positif yang bisa dibawa pengunjung seperti merawat lingkungan,” kata Wahyadi Liem, founder Pipilaka Foundation.
Kami memilih Sarinah sebagai ruang imersif yang memang tempat ini menjadi historical building, dekat dengan transportasi publik, dan family friendly,” jelas Wahyadi Liem sebagai founder Pipilaka Foundation.
Sebelumnya, instalasi Pipilaka juga pernah hadir di JNM Bloc Yogyakarta (26 Juni-28 Agustus 2024) dan Road to: Pipilaka Calling di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta (14 Desember 2024-2 Februari 2025).




















