EVENTGUIDE.ID – Film terbaru persembahan Visinema Studios, Na Willa telah tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 18 Maret 2026 dan terbukti berhasil membuat semua penontonnya keluar dengan bahagia.
Salah satu alasannya adalah hadirnya lagu dan adegan musikal dalam filmnya. Lagu berjudul “Sikilku Iso Muni” yang ditulis oleh trio Laleilmanino sukses membuat penonton bersenandung.
Lagu yang dinyanyikan oleh Luisa Adreena dan Azamy Syauqi dengan
diiringi oleh Laleilmanino memberikan suasana hidup dengan musik yang ceria. Sikilku Iso Muni juga hadir dalam bentuk video musik yang memperluas pengalaman penonton terhadap dunia Na Willa.
Disutradarai oleh Bobby Zarkasih, video musik ini mengusung pendekatan performatif yang menonjolkan mood ceria, fun, dan penuh warna, dengan visual elemen-elemen dunia Na Willa yang dihadirkan secara imajinatif dalam skala besar layaknya diorama.
“Kami merasa terhormat bisa kembali bekerja sama dengan Ryan Adriandhy dan Visinema Studios untuk Sikilku Iso Muni. Bagi kami, lagu Sikilku Iso Muni ingin memberikan pelajaran pada teman-teman, bahwa kehilangan bukanlah akhir, tetapi merupakan sebuah perjalanan baru,” ujar Nino dari Laleilmanino.
Sikilku Iso Muni terinspirasi dari salah satu peristiwa dan dialog yang ada di novel karya Reda Gaudiamo, yang diadaptasi ke dalam film ini. Sutradara Ryan Adriandhy, saat membaca novelnya, ada salah satu dialog yang sudah membuatnya terbayang bisa diwujudkan menjadi sebuah adegan musikal yang ceria.
*Saat membaca novelnya, ada satu bab ketika Na Willa menjenguk Dul. Bu Reda menuliskan dengan sangat indah sekali. Tulisannya, ‘Dul dengan bangga bilang
bahwa sikilku iso muni (kakiku bisa berbunyi). Lalu aku dan Dul menyanyi berdua, dan Mak dari pinggir memperhatikanku dengan mata basah’. Ini ada satu momen di novel yang memang tidak dijelaskan mereka nyanyinya seperti apa, namun aku merasa ini adalah jantung cerita yang sayang jika tidak disertakan dalam alih wahana audio visual,” ungkap Ryan.
“Dan menurutku Laleilmanino adalah orang yang tepat untuk menggarapnya,” sambungnya.
“Di Na Willa, musik menjadi bagian dari cara kami bercerita. Sikilku Iso Muni lahir dari semangat dunia anak-anak yang sederhana tapi penuh imajinasi,” imbuh Ryan.
Kisah tentang Na Willa, gadis enam tahun penuh imajinasi, percaya gang kecil tempat tinggalnya adalah dunia penuh keajaiban. Tapi ketika teman-temannya mulai bersekolah dan dunianya berubah, Na Willa belajar bahwa bertumbuh berarti merelakan tanpa kehilangan rasa ingin tahu dan imajinasinya.
Film ini membawa keajaiban dalam dunia sederhana yang dibuat untuk semua, untuk anak-anak, orang tua, dan siapa pun yang rindu akan hangatnya keluarga dan masa kecil.



















