EVENTGUIDE.ID – Jakarta Future Festival (JFF) yang berlangsung pada 5-7 Juni 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta menegaskan pentingnya membangun ekosistem yang mengubah kreativitas menjadi nilai ekonomi berkelanjutan melalui pengelolaan Kekayaan Intelektual (IP).
“Kreator perlu melihat karya mereka sebagai aset IP yang dapat dilindungi, dikembangkan, dan dikomersialisasikan melalui berbagai peluang bisnis seperti lisensi, merchandise, maupun adaptasi lintas media,” ujar Wamen Ekraf Irene Umar dalam sesi panel Jakarta-Berlin Creative Collaboration di JJF.
Menurut Irene, Jakarta saat ini tengah berada pada momentum penting yang ditandai dengan tumbuhnya berbagai komunitas kreatif, lahirnya talenta-talenta baru, serta semakin banyaknya karya lokal yang mampu bersaing di tingkat global.
“Festival, komunitas, dan ruang kolaborasi menjadi infrastruktur penting bagi ekonomi kreatif. Dari ruang-ruang temu seperti inilah lahir peluang usaha, kerja sama lintas sektor, hingga akses menuju pasar global. Di sinilah Kementerian Ekraf hadir sebagai enabler dan connector bagi para pelaku ekonomi kreatif,” kata Irene.
Forum yang merupakan hasil kolaborasi antara AsiaBerlin dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tersebut menjadi wadah pertukaran gagasan antara pelaku ekonomi kreatif Jakarta dan Berlin. Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut pembahasan kerja sama antara Kementerian Ekraf dan AsiaBerlin.
Acara ini juga menghadirkan Urban Green Goods Design Competition Presentation yang menampilkan karya para desainer dalam menciptakan maskot dan merchandise yang merepresentasikan identitas kreatif Jakarta dan Berlin sebagai kota kembar (sister city).
Director of Market Management visitBerlin, Ralf Ostendorf, menilai kemitraan kreatif antarkota memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya inovasi dan peluang ekonomi baru.
“Kreativitas tumbuh ketika sebuah kota memberikan ruang bagi keberagaman, kolaborasi, dan inovasi. Kami melihat peluang besar untuk mempertemukan talenta kreatif dari kedua kota dan menciptakan nilai bersama yang berdampak secara global,” ujar Ralf.
Salah satu bentuk nyata dari kemitraan tersebut diwujudkan melalui sesi Design Competition Pitching yang menghadirkan presentasi karya para finalis Urban Green Goods Design Competition. Kompetisi ini bagi para desainer untuk mengembangkan karya berbasis cerita lokal dan memperkuat pertukaran ide, kreativitas, dan perspektif antara Jakarta dan Berlin.
Sesi panel turut menghadirkan Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania dan AsiaBerlin Ambassador sekaligus CEO dan Co-Founder Hi Incubator, Daniel Tumewu.




















