Event Guide
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Event
  • About Us
  • Contact Us
JAKARTA FAIR 2026
Wednesday, November 4, 2026
  • Home
  • News
  • Event
  • About Us
  • Contact Us
JAKARTA FAIR 2026
No Result
View All Result
Event Guide
Home Lifestyle Travel

Empat Candi Terkemuka Dioptimalkan Jadi Pusat Wisata Religi Dunia

Muhammad Andy Setyawan by Muhammad Andy Setyawan
September 18, 2026
in Travel
0 0
0
Empat Candi Terkemuka Dioptimalkan Jadi Pusat Wisata Religi Dunia
0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on TelegramShare on LineShare on Email

EVENTGUIDE.ID- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama sejumlah kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah memperbarui nota kesepahaman tentang pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon.

Kolaborasi lintas sektor ini untuk kepentingan keagamaan umat Hindu dan Buddha di Indonesia maupun dunia. Langkah ini sebagai upaya memperkuat fungsi empat kawasan candi sebagai ruang peribadatan, pusat wisata religi dan spiritual, sekaligus warisan budaya.

Nota kesepahaman ditandatangani Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana bersama Menteri Agama Nasaruddin Umar, Direktur Pemberdayaan Nilai Budaya dan Fasilitasi Kekayaan Intelektual Kementerian Kebudayaan I Made Dharma Suteja, Deputi Bidang Peningkatan Nilai Badan Usaha Milik Negara BP BUMN Endra Gunawan, Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X, serta Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen di Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Jakarta.

Menpar Widiyanti mengatakan sinergi strategis tersebut mempertegas komitmen pemerintah dalam memperkuat posisi Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon sebagai destinasi wisata religi dan spiritual berkelas dunia dengan tetap mengedepankan pelestarian warisan budaya.

Pembaruan nota kesepahaman merupakan penyesuaian atas kesepakatan sebelumnya yang ditandatangani pada 2022 dan berlaku hingga Februari 2027.

“Langkah pembaruan dan adendum ini dilakukan untuk menyesuaikan dinamika tata kelola pemerintahan terkini, khususnya terkait penyesuaian nomenklatur pada struktur kementerian dan lembaga saat ini. Lebih dari itu, pembaruan ini menyempurnakan ruang lingkup kerja sama agar lebih adaptif, relevan, serta responsif terhadap dinamika pengembangan wisata di kawasan candi ke depan.” kata Menpar

Menpar berharap kerja sama tersebut dapat menjadikan kawasan candi bukan sekadar bangunan peninggalan masa lalu, melainkan ruang inklusif dan berkelanjutan yang menghubungkan nilai spiritual, kebudayaan, pendidikan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat.

“Harapan kami, candi-candi ini dapat menjadi ruang pertemuan yang inklusif dan berkelanjutan, baik untuk kegiatan edukasi peradaban, wisata religi, hingga acara keagamaan yang mendatangkan manfaat langsung bagi masyarakat setempat. Mari kita jaga dan lestarikan bersama warisan budaya Tanah Air,” kata Menpar.

Ruang lingkup kerja sama mencakup pemanfaatan Candi Prambanan sebagai tempat peribadatan umat Hindu serta Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon sebagai tempat peribadatan umat Buddha.

Keempat kawasan tersebut juga diarahkan menjadi pusat Tirtha Yatra Hindu dan Dharmayatra Buddha yang berkualitas dan berkelanjutan, pusat pengembangan wisata religi, kebudayaan, dan keagamaan, serta pusat riset dan inovasi di bidang agama, sejarah, seni, dan budaya sekaligus pemberdayaan komunitas lokal.

Kolaborasi juga meliputi perizinan dan fasilitasi pemanfaatan Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, dan Pawon; dukungan dan promosi wisata religi, kebudayaan, dan keagamaan; pemberdayaan ekonomi masyarakat; serta pelestarian keempat candi sebagai cagar budaya dan warisan bangsa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengapresiasi komitmen seluruh pihak dalam menyelesaikan proses pembaruan nota kesepahaman tersebut.

Menurut Pratikno, candi bukan sekadar karya arsitektur, melainkan warisan budaya yang mengandung nilai keagamaan, kebudayaan, ilmu pengetahuan, akhlak, dan peradaban. Karena itu, kawasan candi diharapkan berkembang menjadi ruang pertemuan antara agama, ilmu pengetahuan, budaya, serta aktivitas perekonomian masyarakat.

Pratikno meyakini perluasan pemanfaatan kawasan candi dapat mendukung terwujudnya pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Kegiatan keagamaan dan pariwisata juga dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal sekaligus memperkuat hubungan antara pelestarian warisan budaya dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengajak semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar seluruh umat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk. Wisatawan dapat menikmati warisan sejarah dan warisan budaya dengan pengalaman yang penuh makna, sementara masyarakat sekitar, ekonomi daerah, bahkan ekonomi nasional dapat tumbuh,” kata Pratikno.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menjelaskan nota kesepahaman tersebut merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dibangun sejak 2022. Melalui kerja sama itu, Candi Prambanan semakin memperoleh ruang sebagai tempat peribadatan dan Tirtha Yatra umat Hindu, sedangkan Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon terus dikembangkan sebagai ruang peribadatan dan Dharmayatra umat Buddha.

Partisipasi umat dalam pemanfaatan kawasan Candi Prambanan juga terus berkembang. Pada 2024, Upacara Tawur Agung Kesanga diperkirakan diikuti sekitar 10.000 umat. Pemanfaatan kawasan juga diperluas melalui penyelenggaraan Saka Yoga Festival ke-8 yang melibatkan lebih dari 500 peserta.

Sementara itu, pemanfaatan Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon untuk kegiatan keagamaan Buddha menunjukkan peningkatan partisipasi. Pada 2025, berbagai kegiatan keagamaan Buddha di kawasan candi tersebut diikuti 33.556 peserta, termasuk umat dari luar negeri. Jumlah itu meningkat dibandingkan dengan 2024 yang tercatat sebanyak 24.894 peserta.

“Ke depan kami ingin Prambanan, Candi Borobudur, Candi Mendut, dan Candi Pawon tidak hanya menjadi destinasi yang dikunjungi, tetapi menjadi pusat spiritualitas dunia, tempat umat beribadah dengan khidmat. Karena itu, saya mengajak seluruh pihak untuk menjaga keseimbangan antara pemanfaatan dan pelestarian,” ujar Nasaruddin.

 

 

ShareTweetSendShareShareSend
Previous Post

Bersiaplah, Tiffany Young Bakal Unjuk Karya, 19 September 2026 di JIExpo Theater

Next Post

BW Hospitality Bersama KARA Hadirkan Kolaborasi Culinary Experience di Food Ingredients Asia Indonesia 2026

Muhammad Andy Setyawan

Muhammad Andy Setyawan

Next Post
BW Hospitality Bersama KARA Hadirkan Kolaborasi Culinary Experience di Food Ingredients Asia Indonesia 2026

BW Hospitality Bersama KARA Hadirkan Kolaborasi Culinary Experience di Food Ingredients Asia Indonesia 2026

  • Trending
  • Comments
  • Latest
PT JIExpo Kemayoran di Tahun 2024 Persembahkan Jakarta Lebaran Fair dan Jakarta Fair 2024

PT JIExpo Kemayoran di Tahun 2024 Persembahkan Jakarta Lebaran Fair dan Jakarta Fair 2024

November 8, 2023
Ini Jadwal Lengkap Konser Musik Big Bang Festival 2023 di JIExpo, Diawali Tulus Ditutup Dewa 19

Ini Jadwal Lengkap Konser Musik Big Bang Festival 2023 di JIExpo, Diawali Tulus Ditutup Dewa 19

December 19, 2023
Bermain Seru Boom-Boom Car hanya dengan Rp30 Ribu

Bermain Seru Boom-Boom Car hanya dengan Rp30 Ribu

June 27, 2022
Jakarta Fair 2023, Sajikan Lengkap Produk Elektronik hingga Perlengkapan Sekolah

Jakarta Fair 2023, Sajikan Lengkap Produk Elektronik hingga Perlengkapan Sekolah

June 11, 2023
Bermain Seru Boom-Boom Car hanya dengan Rp30 Ribu

Bermain Seru Boom-Boom Car hanya dengan Rp30 Ribu

101
Cara Nikmat Konsumsi Daun Kelor

Cara Nikmat Konsumsi Daun Kelor

48
Hotel Indonesia Group Buka Yulia Hotel Gorontalo

Hotel Indonesia Group Buka Yulia Hotel Gorontalo

41
Magnet NOAH Band di Konser New Live! Experience Vol.2

Magnet NOAH Band di Konser New Live! Experience Vol.2

36
Minerba Convex 2026, Menko Bahlil; Hilirisasi Harus Berkeadilan dan  Manfaat Tambang untuk Daerah

Minerba Convex 2026, Menko Bahlil; Hilirisasi Harus Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

November 3, 2026
Pakuwon Mall Bekasi Tebar Diskon hingga 80% di Beauty & Shine 2026, Ini Caranya

Pakuwon Mall Bekasi Tebar Diskon hingga 80% di Beauty & Shine 2026, Ini Caranya

November 3, 2026
JIExpo November 2026, Sajikan Pameran, Andrea Bocelli hingga Konser King of Convenience

JIExpo November 2026, Sajikan Pameran, Andrea Bocelli hingga Konser King of Convenience

November 3, 2026
PEVS 2026 Selama Empat Hari Catatkan Besarnya Antusiasme Pengunjung

PEVS 2026 Selama Empat Hari Catatkan Besarnya Antusiasme Pengunjung

November 2, 2026

Recent News

Minerba Convex 2026, Menko Bahlil; Hilirisasi Harus Berkeadilan dan  Manfaat Tambang untuk Daerah

Minerba Convex 2026, Menko Bahlil; Hilirisasi Harus Berkeadilan dan Manfaat Tambang untuk Daerah

November 3, 2026
Pakuwon Mall Bekasi Tebar Diskon hingga 80% di Beauty & Shine 2026, Ini Caranya

Pakuwon Mall Bekasi Tebar Diskon hingga 80% di Beauty & Shine 2026, Ini Caranya

November 3, 2026
JIExpo November 2026, Sajikan Pameran, Andrea Bocelli hingga Konser King of Convenience

JIExpo November 2026, Sajikan Pameran, Andrea Bocelli hingga Konser King of Convenience

November 3, 2026
PEVS 2026 Selama Empat Hari Catatkan Besarnya Antusiasme Pengunjung

PEVS 2026 Selama Empat Hari Catatkan Besarnya Antusiasme Pengunjung

November 2, 2026

PT Jakarta International Expo
Hall E 3rd floor, Arena JIEXPO Kemayoran | Jl. Benyamin Sueb, Jakarta Pusat 10620

About Us

Editorial Box

Pedoman Media Siber

Kode Etik Jurnalistik

Perlindungan Profesi Wartawan

© Copyright - Event Guide ID 2022 | All Rights Reserved

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Event
  • About Us
  • Contact Us

© Copyright - Event Guide Magazine 2021 | All Rights Reserved

Insert/edit link

Enter the destination URL

Or link to existing content

    No search term specified. Showing recent items. Search or use up and down arrow keys to select an item.