
EVENTGUIDE.ID– Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana melakukan kunjungan kerja ke kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba.
Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas pendukung, serta pelestarian budaya di berbagai titik daya tarik wisata unggulan.
Menpar berkesempatan berkunjung ke kawasan Patung Yesus Kristus Sibeabea dan Waterfront City di Kabupaten Samosir. Ia meninjau berbagai fasilitas yang tersedia guna memastikan kenyamanan wisatawan, khususnya wisatawan religi yang terus meningkat.
Widiyanti mengapresiasi keindahan lanskap Samosir sekaligus berdiskusi mengenai berbagai tantangan pengembangan pariwisata di daerah tersebut, terutama terkait kebutuhan infrastruktur dasar.
“Kami sangat senang dapat berkunjung ke Patung Yesus ini dengan panorama yang luar biasa indah. Dalam diskusi bersama Pemerintah Kabupaten Samosir, kami membahas sejumlah isu strategis,” katanya.
Bupati Samosir, Vandiko Timotius Gultom berharap adanya tindak lanjut konkret dari berbagai usulan yang telah disampaikan.
“Kami juga berharap dukungan promosi agar Samosir semakin dikenal dan menarik lebih banyak wisatawan,” ucapnya.
Sebelumnya Menpar mengunjungi Geosite Sipinsur di Kabupaten Humbang Hasundutan.
“Sipinsur bukan sekadar menawarkan pemandangan, tetapi juga merepresentasikan bagian penting dari sejarah geologi dunia,” ucap Menpar.
Bupati Humbang Hasundutan, Oloan Paniaran Nababan yang mendampingi kunjungan Menpar menambahkan Geosite Sipinsur, salah satu titik pandang terbaik Danau Toba.
“Kami berharap kedatangan Ibu Menteri Pariwisata dapat berdampak pada pengembangan wisata di Geosite Sipinsur,” kata Oloan.
Sementara Wakil Bupati Tapanuli Utara, Deni Parlindungan Lumbantoruan saat menyambut Menpar, meminta dukungan penuh dari Kementerian Pariwisata dalam penguatan sektor sport tourism di kawasan tersebut. Utamanya, penyelenggaraan ajang Open Water Swimming yang akan digelar di perairan Muara.
Menutup rangkaian kunjungan, Menteri Pariwisata mendatangi Desa Wisata Huta Siallagan, sebuah desa bersejarah yang menjadi salah satu daya tarik utama di kawasan Danau Toba.
Desa ini dikenal dengan rumah adat Batak yang telah berusia ratusan tahun serta batu persidangan yang menjadi simbol sistem hukum tradisional masyarakat setempat. Batu tersebut dahulu digunakan sebagai tempat pengambilan keputusan terhadap pelanggaran hukum.
Menteri Pariwisata juga menyempatkan diri mengunjungi toko-toko suvenir dan berinteraksi dengan pengusaha UMKM kreatif di kawasan Danau Toba.



















