
EVENTGUIDE.ID – Film zombie aksi-horor Zona Merah: Dead City resmi dijadwalkan unjuk karya di ajang bergengsi Cannes Film Market 2026.
Langkah global ini semakin kuat dengan keterlibatan Barunson E&A, perusahaan produksi dan distribusi internasional yang sebelumnya sukses besar lewat film Parasite peraih Oscar.
“Industri film Indonesia tengah berada di momentum penting untuk berkembang secara global,” CEO Barunson E&A, Yoonhee Choi.
Barunson E&A akan menangani penjualan internasional film ini, dan memperkenalkannya kepada pasar global melalui Cannes, salah satu etalase industri film terbesar di dunia.
Film produksi Screenplay Films ini merupakan adaptasi layar lebar dari serial populer Zona Merah. Versi film ini dijanjikan hadir dengan skala produksi lebih besar.
Produser sekaligus CEO Screenplay Films, Wicky V. Olindo, menyebut proyek ini sebagai langkah strategis untuk membawa cerita lokal ke panggung dunia.
“Kesuksesan serialnya menjadi bukti bahwa cerita ‘Zona Merah’ memiliki koneksi kuat dengan penonton, sehingga pengembangan ke layar lebar menjadi langkah yang logis,” ujarnya.
Mengetengahkan cerita yang lebih gelap dan kompleks. Kemudian intensitas aksi dan teror yang meningkat.
Narasi yang ditawarkan akan menggali lebih dalam konflik antar karakter, sekaligus menghadirkan atmosfer konflik saat manusia berjuang bertahan hidup di tengah wabah mayat hidup.
Film ini digarap oleh dua sutradara, Sidharta Tata dan Fajar Martha Santosa, yang dikenal dengan pendekatan visual kuat dan atmosfer intens.
Sejumlah pemain dari versi serial kembali terlibat, seperti: Aghniny Haque, Andri Mashadi, Maria Theodore Devano dan Lukman Sardi.
Sementara, jajaran pemain baru ada Luna Maya, Bryan Domani, Derby Romero yang turut memperkuat daya tarik film ini.
Zona Merah: Dead City berpotensi menjadi salah satu film Indonesia yang paling diperhitungkan di pasar internasional.



















