EVENTGUIDE.ID – Peluncuran varian kopi terbaru dari Roemah Koffie yaitu Cublak Suweng mendapatkan dukungan dari Wamen Ekraf Irene Umar.
“Roemah Koffie telah melakukan hal yang sangat luar biasa dengan menyajikan storytelling yang kuat, selain dari biji kopinya juga dari cerita budaya di belakangnya. Keunikan budaya inilah yang menjadi kekuatan utama untuk membawa nama Indonesia bersinar di panggung global,” ujar Wamen Ekraf saat menghadiri peluncuran Cublak Suweng di Roemah Koffie PIK 2, Tangerang, Banten.
Bertajuk A Cup of Meaning and Reflection itu memperkenalkan Cublak Suweng sebagai varian kopi signature blend yang terinspirasi dari kehangatan permainan tradisional serta lagu daerah Jawa Tengah tentang pencarian kebahagiaan sejati.
Makna filosofis tersebut diselaraskan secara apik melalui kombinasi seimbang antara 50 persen kopi Robusta Temanggung dan 50 persen Arabika Gayo yang melambangkan keharmonisan antara kekuatan rasa pahit yang solid serta kompleksitas aroma.
Kekuatan narasi ini yang disebut Wamen Ekraf sebagai nafas ekonomi kreatif yang mendorong kolaborasi lintas subsektor. Acara peluncuran sendiri dikemas menarik melalui perpaduan pertunjukan teatrikal tradisional, seremoni penandatanganan kemasan, hingga sesi bernyanyi bersama.
Industri dari subsektor kuliner memang memiliki potensi besar dengan kontribusi ekonomi kreatif nasional sebesar 41,06% pada tahun 2025 serta nilai investasi mencapai Rp29,57 triliun. Performa kuat tersebut dipertegas oleh tingkat pertumbuhan sebesar 8,44% serta nilai ekspor periode Januari-November yang berhasil menembus angka 720,8 juta dolar AS.
“Mari kita bersama-sama membawa produk lokal ini menuju kancah internasional tanpa melupakan akar budaya Indonesia,” tutur Wamen Ekraf.
Roemah Koffie sendiri sudah tidak asing bagi Kementerian Ekraf. Sejak Mei 2025, kedua pihak telah bekerja sama mulai dari peluncuran varian kopi Nusantara seperti Rambadia, Anak Daro, dan Coco Coffee; dukungan food truck di berbagai festival; rekomendasi visa delegasi ke World Coffee Madrid.
Selain itu, penempatan logo Ekraf pada kemasan biji kopi serta mesin kapsul dan ikut pameran di ajang internasional Masa di Gardens by the Bay Singapura.
“Sinergi erat inilah yang memantapkan tekad kami untuk terus membawa narasi luhur Nusantara lewat secangkir kopi hingga ke panggung global,” ujar CEO Roemah Koffie, Felix TJ.




















