EVENTGUIDE.ID – Menyusul kesuksesan pameran ke-16 yang diselenggarakan pada 11-13 Agustus lalu, Indo Waste & Recycling Expo & Forum terus memperkuat posisinya sebagai platform strategis bagi keterlibatan industri dan peluang bisnis.
Sebagai ajang internasional nomor satu di Indonesia untuk teknologi dan solusi pengelolaan limbah serta daur ulang, pameran ini mempertemukan pemerintah, pemangku kepentingan industri, dan penyedia teknologi untuk mendukung kemajuan solusi pengelolaan limbah yang berkelanjutan.
Sektor pengelolaan sampah di Indonesia terus menunjukkan peluang yang berkembang seiring dengan semakin menguatnya momentum pengembangan infrastruktur pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy atau WtE) dan fasilitas pengolahan sampah terintegrasi.
Sebuah tonggak pencapaian baru ditandai dengan peletakan batu pertama proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) senilai Rp3 triliun di Bekasi; fasilitas ini dirancang untuk mengolah hingga 1.500 ton sampah kota per hari, atau setara dengan lebih dari 500.000 ton per tahun.
Fasilitas tersebut juga diharapkan dapat menghasilkan listrik ramah lingkungan yang setara dengan kebutuhan sekitar 55.000 rumah tangga, yang sekaligus menunjukkan potensi pengembangan WtE dalam mengintegrasikan pengolahan sampah dengan pembangkitan energi.
Perkembangan ini merupakan bagian dari pergeseran yang lebih luas menuju pengelolaan limbah terintegrasi dan pemulihan sumber daya di Indonesia, yang menciptakan peluang di sepanjang rantai nilai teknologi lingkungan—mulai dari pengumpulan, pemilahan, dan daur ulang limbah hingga pengolahan termal, Waste-to-Energy (WtE), pengendalian polusi udara, Refuse Derived Fuel (RDF), pemantauan limbah, rekayasa lingkungan, serta solusi pembangkitan energi.
Meningkatnya permintaan akan teknologi dan keahlian ini semakin menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam mendukung pengembangan infrastruktur pengelolaan limbah di Indonesia.
Lebih memperkuat koneksi industri internasional, tim Indo Waste & Recycling akan berpartisipasi dalam RETECH Korea-sebuah pameran dagang internasional untuk teknologi pengelolaan limbah, daur ulang, dan lingkungan-yang akan berlangsung pada 2-4 ​​September 2026.
Keikutsertaan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mempromosikan Indo Waste & Recycling 2027 serta memperluas jaringan internasional menjelang penyelenggaraan edisi berikutnya.
Inisiatif ini didasarkan pada capaian gemilang edisi tahun 2026, yang menghadirkan lebih dari 700 peserta pameran dari 23 negara, dengan area pameran seluas 20.000 meter persegi yang terisi penuh serta kunjungan sebanyak 17.925 orang selama tiga hari pameran.
Indo Waste & Recycling 2027 akan diselenggarakan pada tanggal 24-26 Agustus 2027 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK 2, Tangerang, Indonesia, bersamaan dengan Indo Water, Indo Renergy & Electric, Indo Security, Indo Firex Rescue & Disaster, serta Indonesia International Smart City Expo & Forum.



















