EVENTGUIDE.ID – Wamenekraf Irene Umar secara resmi membuka Indonesia Design Week yang berlangsung 18–27 September 2026 di Indonesia Design Distric (IDD), PIK 2, Tangerang.
Ajang tahunan yang memasuki perhelatan ketiga ini mengambil tema “The Collective Culture” yang mengeksplorasi desain dari berbagai perspektif melalui prinsip kolaborasi, kurasi oleh budaya, serta dibangun melalui keberagaman.
“Desain hadir dalam kehidupan kita dan pada saat yang sama turut membentuk cara kita menjalani kehidupan,” kata Irene dalam sambutannya.
Wamenekraf juga menggarisbawahi krusialnya perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) pada karya desain lokal. Menurutnya, komersialisasi dan paten desain merupakan kunci agar karya desainer Indonesia dapat bersaing di pasar global .
“Kami ingin mendorong kekayaan intelektual atas desain agar kita dapat menciptakan perubahan yang lebih baik dan memanfaatkan desain lokal, bukan hanya untuk pasar dunia, tetapi juga untuk Indonesia sendiri. Dari situlah kita dapat melihat kekuatan desain lokal, termasuk dalam arsitektur,” ucap Irene.
IDW 2026 turut memperkuat kolaborasi internasional melalui kemitraan strategis untuk pertama kalinya bersama Salone del Mobile.Milano dari Italia. Kolaborasi ini menghadirkan ide-ide desainer muda global ke Indonesia guna mempercepat transfer pengetahuan dan ekspansi rantai pasok industri kreatif lokal.
CEO Indonesia IDD PIK 2 Ipeng Widjojo menyebut IDW bukan sekadar sebuah perayaan, melainkan ekosistem yang terus berkembang, yang menjadi penghubung bagi desainer, jenama, manufaktur, dan institusi di Indonesia ke panggung global.
“Pameran ini bisa memberikan inspirasi, memunculkan percakapan, kolaborasi, dan gagasan baru di dalam komunitas desain Indonesia. Masa depan tersebut harus dibangun secara kolektif melalui kolaborasi, keberagaman, kreativitas, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi,” ujar Ipeng.



















