EVENTGUIDE.ID–Pemerintah Kabupaten Batang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Kementerian Pariwisata RI, DPR RI, Komite Ekonomi Kreatif Kabupaten Batang, serta komunitas seni lokal menggelar Sendratari Wanara Alas Roban.
Pertunjukan yang berlangsung di Kabupaten Batang ini sendiri merupakan pagelaran seni kolosal bertema ‘Penjaga Hutan, Penjaga Peradaban’.
Inisiatif ini mengintegrasikan seni pertunjukan, budaya, dan ekonomi kreatif menjadi signature event unggulan dalam kalender pariwisata nasional.
“Sendratari bukan lagi sekadar pementasan seni panggung konvensional, melainkan purwarupa Kekayaan Intelektual atau IP strategis daerah yang mampu menggerakkan multi-subsektor ekonomi kreatif secara serentak melalui efek pengganda atau multiplier effect,” ujar Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain, Yuke Sri Rahayu.
Lebih mengoptimalkan potensi tersebut, Kementerian Ekraf memberikan dukungan komprehensif mulai dari penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), fasilitasi promosi, hingga dukungan institusional melalui program Akselerasi Seni Pertunjukan Indonesia (SEJUKIN).
Program ini berfokus pada pendampingan tata kelola sanggar, peningkatan koreografi, perumusan identitas karya (branding), serta manajemen panggung agar komunitas seni daerah dapat beroperasi secara profesional dan mandiri secara finansial.
“Orisinalitas cerita rakyat, nilai filosofis yang mendalam, serta integrasi teknologi imersif yang dikawinkan dengan akar budaya tradisional, sendratari kita sudah sangat siap melangkah ke panggung global dan menjadi daya tarik autentik bagi audiens internasional,” pungkas Yuke Sri Rahayu.
Acara ini dirancang sebagai festival sehari penuh yang menyajikan empat pengalaman berbeda, mulai dari pertunjukan tari dan musik etnik, festival UMKM, kuliner lokal, hingga pertunjukan pencahayaan (liighting show) yang spektakuler.
Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 180 pelaku seni serta lebih dari 50 UMKM lokal guna mengintegrasikan seni pertunjukan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.



















