EVENTGUIDE.ID – PT Prambors Group Indonesia setelah lebih dari lima dekade menjadi salah satu radio anak muda di Indonesia, memperkenalkan arah baru sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem.
Transformasi ini menjadi respons terhadap perubahan perilaku Kawula Muda yang kini mengonsumsi konten melalui berbagai platform menjawab kebutuhan brand akan solusi komunikasi yang lebih terintegrasi dalam satu ekosistem.
Bagus Utama, CEO Prambors, menjelaskan bahwa transformasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan Prambors tetap relevan di tengah perubahan industri media.
“Selama lebih dari lima dekade, Prambors telah menjadi tempat Kawula Muda untuk mangkal, terhubung, dan
menemukan hal-hal yang relevan bagi mereka. Kini, kami membawa semangat tersebut ke ruang yang lebih luas,” ujar Bagus.
Babak baru tersebut diperkenalkan melalui Prambors “Mangkal Lagi” Launching Party pada 30 Juli 2026 di Midaz Senayan Golf, sebuah perayaan yang mempertemukan media, partner, advertiser, komunitas, dan Kawula Muda untuk bersama-sama menyambut arah baru Prambors.
Lebih dari sekadar seremoni peluncuran, acara ini menjadi penanda dimulainya chapter baru yang akan membawa Prambors berkembang melampaui perannya sebagai stasiun radio.
“Transformasi menjadi Youth Media and Entertainment Ecosystem bukan sekadar memperbanyak platform, tetapi membangun ekosistem yang memungkinkan Prambors terus tumbuh bersama audiens dan partner,” lanjutnya.
Prambors sebagai Youth Media and Entertainment Ecosystem, mengembangkan pengalaman yang
tidak berhenti di satu kanal. Ekosistem ini mencakup radio, video, podcast, media sosial, festival, konser, aktivasi, komunitas, hingga kolaborasi brand.
Seluruh touchpoint tersebut diperkuat oleh teknologi dan pemanfaatan data untuk memahami audiens, mengukur efektivitas koneksi, serta membantu partner membangun hubungan yang lebih relevan dan berkelanjutan dengan Kawula Muda.
“Karena pada akhirnya, Prambors akan selalu jadi tempatnya mangkal anak muda,” ujar Bagus.
Perubahan ini juga didukung oleh penguatan teknologi dan platform digital yang menjadi bagian penting dari ekosistem baru Prambors. Salah satunya transformasi platform digital melalui kehadiran prambors live.
Program ini dirancang sebagai salah satu pintu utama audiens untuk terhubung dengan berbagai konten dan pengalaman Prambors secara lebih luas.
Bima Jenie, CTO Prambors, menegaskan bahwa teknologi menjadi pondasi untuk menghubungkan berbagai bagian dari ekosistem Prambors.
“Teknologi bukan hanya alat pendukung, tetapi.penghubung seluruh ekosistem Prambors. Dengan pondasi teknologi yang kami bangun, kami dapat menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi, memahami perilaku audiens dengan lebih baik, dan membuat setiap koneksi menjadi lebih terukur,” jelasnya.
Dari sisi bisnis, Okki Girindra, General Manager Prambors menyampaikan hari ini brand tidak lagi hanya mencari media placement, tetapi partner yang mampu menghadirkan pengalaman yang berdampak.
“Youth Media and Entertainment Ecosystem, Prambors menghadirkan solusi yang menggabungkan kekuatan konten, komunitas, digital, dan event sehingga kolaborasi bersama partner dapat memberikan nilai yang lebih besar bagi semua pihak,” kata Okki.
Di tengah transformasi tersebut, Prambors juga membawa kembali salah satu bagian penting dari sejarahnya: The Dandees. Imam Darto, Dimas Danang, dan Kenny Djafar kembali dipertemukan dalam program yang pernah menjadi salah satu ikon Prambors.
Comeback ini menjadi penanda bahwa transformasi Prambors tetap berangkat dari kekuatan yang selama puluhan tahun membangun kedekatan dengan pendengarnya.
Creative Director sekaligus announcer The Dandees, Imam Darto mengatakan bahwa kembalinya The Dandees bukan sekadar nostalgia, melainkan membawa energi baru dan cerita baru yang tetap relevan dengan pendengar masa kini.
“The Dandees kembali dengan Semangatnya tetap sama, yaitu menghibur dan menemani Kawula Muda, namun dengan pendekatan, kreativitas, dan format yang mengikuti cara generasi sekarang menikmati konten,” kata Imam Darto.
*Kami ingin pendengar lama merasa pulang, sekaligus mengajak pendengar baru menjadi bagian dari perjalanan ini,” sambungnya.
Momentum peluncuran berlanjut pada 3 Agustus 2026 melalui dimulainya rangkaian program dan lineup penyiar baru Prambors. Dibuka pukul 06.00–10.00 WIB melalui siaran perdana The Dandees bersama Kenny Djafar. Chapter baru ini menghadirkan wajah, energi, dan pengalaman yang semakin relevan bagi Kawula Muda Indonesia.
Menandai kembalinya The Dandees, Prambors juga menghadirkan kembali sejumlah penyiar melalui berbagai program yang menemani Kawula Muda dari pagi hingga malam.
Setelah The Dandees, rangkaian program dilanjutkan melalui Day Time Show bersama Ralvi pada pukul 11.00–15.00 WIB. Sore hari, Teng-Go! bersama Julio dan Genus hadir pada pukul 16.00–20.00 WIB, kemudian Night Flight bersama Capt Eda menemani Kawula Muda hingga tengah malam, mulai pukul 20.00–00.00 WIB.
PT Prambors Group Indonesia menegaskan posisi Prambors sebagai media yang hadir di berbagai platform, dan Youth Media and Entertainment Ecosystem yang menghubungkan audiens, konten, teknologi, komunitas, dan pengalaman.



















