EVENTGUIDE.ID – Menteri Perindustrian RI, Agus Gumiwang Kartasasmita membuka secara resmi Indo Leather & Footwear (ILF) Expo dan Indo Garment & Textile (IGT) Expo pada Rabu (5/8) di JIExpo Kemayoran Jakarta.
Dalam kata sambutannya Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan pemerintah memberikan perhatian besar terhadap industri tekstil, produk tekstil, kulit, dan alas kaki karena merupakan sektor padat karya yang menjadi penggerak utama manufaktur nasional.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar membuka sebuah pameran, tetapi menegaskan keyakinan bahwa industri tekstil, kulit, dan alas kaki bukan industri masa lalu, melainkan industri masa depan Indonesia,” kata Agus.
Dia juga menyampaikan tiga pesan utama kepada pelaku industri, yakni mendorong modernisasi teknologi dan peningkatan nilai tambah, memperluas penetrasi pasar global melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional, serta memperkuat kolaborasi rantai pasok nasional dari hulu hingga hilir.
“ILF Expo dan IGT Expo 2026 mampu menghasilkan transaksi bisnis baru, investasi, kemitraan strategis, hingga alih teknologi yang dapat meningkatkan daya saing industri nasional,” lanjutnya.
Pameran yang diselenggarakan Krista Exhibitions Group bakal berlangsung hingga hari Jumat (7/8). Sebanyak 210 peserta, termasuk 50 UMKM lokal, serta perusahaan dan pelaku industri dari 14 negara, yaitu Indonesia, China, Italia, Uni Emirat Arab, Pakistan, Spanyol, India, Bangladesh, Jerman, Taiwan, Hong Kong, Vietnam, Singapura, dan Korea Selatan.
Daud D. Salim, CEO Krista Exhibitions Group, menegaskan pameran ini menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen untuk menampilkan inovasi terkini, memperluas jejaring bisnis, serta memperkuat daya saing industri manufaktur Indonesia di pasar global.
“Partisipasi internasional yang semakin luas menunjukkan besarnya kepercayaan dunia terhadap potensi industri manufaktur Indonesia sekaligus mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen di kawasan Asia,” ujar Daud D. Salim.
Beragam inovasi ditampilkan dalam pameran ini, mulai dari produk kulit dan alas kaki, tekstil, garmen, bahan baku, aksesori, hingga mesin produksi, teknologi otomasi, dan solusi manufaktur terkini. Seluruhnya dirancang untuk mendukung peningkatan produktivitas, efisiensi, kualitas produk, serta penerapan praktik industri yang lebih berkelanjutan.
Gelaran ini juga menghadirkan berbagai program yang memperkaya wawasan industri. Di antaranya transformasi digital, modernisasi proses produksi, penggunaan material ramah lingkungan, serta strategi penguatan rantai pasok menjadi sejumlah isu utama yang dibahas guna mendorong terciptanya industri yang lebih adaptif, kompetitif, dan berorientasi pada nilai tambah.
Digelar pula Seminar Nasional AGTI (Asosiasi Garment dan Textile Indonesia) mengangkat tema “Membangun Industri TPT yang Kompetitif, Berkelanjutan, dan Menjadi Pemain Utama dalam Rantai Pasok Nasional dan Internasional”. Seminar ini mempertemukan pemerintah, akademisi, asosiasi, dan pelaku usaha untuk membahas penguatan industri tekstil dan produk tekstil (TPT) melalui inovasi, peningkatan daya saing, serta pengembangan rantai pasok yang lebih kuat.
Sementara, ILF–IGT Manufacturing Forum 2026 mengusung tema “Jaya di Pasar Domestik, Unggul di Pasar Global.” Forum yang diselenggarakan Krista Exhibitions Group bersama APRISINDO dan didukung oleh Kementerian Perdagangan , Kementerian Perindustrian , serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.
Berbagai isu strategis dibahas, mulai dari revitalisasi industri padat karya, peningkatan investasi manufaktur, pemberdayaan UMKM dan IKM, hingga pemanfaatan peluang perdagangan melalui Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) sebagai langkah memperluas akses pasar ekspor Indonesia.
Suasana pameran semakin semarak melalui The Fashion Show yang menampilkan karya dan inovasi terbaru dari industri kulit, alas kaki, tekstil, dan fesyen nasional, serta Networking Cocktail Dinner yang menjadi bagian dari program Business Matching.
Krista Exhibitions Group berharap pameran ini dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan industri kulit, alas kaki, tekstil, dan garmen Indonesia.
Pengunjung dapat melakukan registrasi secara online melalui https://register.kristaonline.com/visitor/indoleatherfootwear atau mendaftar langsung di lokasi pameran.



















