EVENTGUIDE.ID – Buitenstage Vol. 15, program musik dwi-mingguan ini kembali hangatkan Kopi Wangsa Bogor.
Diprakarsai oleh Buitenfest bersama Cadazz Pustaka Musik ini tetap membawa semangat awal sebagai platform live untuk mendukung musisi yang sedang memperkenalkan karya-karya terbarunya.
Buitenstage juga dibangun sebagai ruang temu antara musisi, pendengar, komunitas, media musik, dan berbagai elemen dalam ekosistem musik.
Pada edisi Buitenstage vol. 15 kali ini, tiga nama dengan latar dan karakter musikal yang berbeda hadir dalam satu panggung: NAVA, TB AJI, dan ABDIMUDA.
NAVA di Buitenstage Vol. 15, memperkenalkan karya perdananya melalui EP “Rayakan Dunia Baru”. Band asal Jakarta ini juga membawa energi dari karya terbarunya, “Tak Ada Lagi”, yang baru dirilis pada 9 September 2026.
Penampilan mereka menjadi salah satu momen yang memperlihatkan bagaimana karya yang masih sangat baru dapat langsung menemukan ruangnya di panggung dan bertemu dengan audiens secara langsung.
Sementara solois TB AJI, memperkenalkan karya terbarunya, “Ternyata Dia (Orangnya)”, sebuah lagu dengan pendekatan yang lebih upbeat dan cheerful.
Mengusung pop emosional dengan sentuhan warna modern, penyanyi asal Bandung ini tampil penuh energi dan memberikan ruang bagi audiens untuk sing-a-long menikmati karya terbarunya dalam suasana intim.
Solois ABDIMUDA yang memulai debutnya pada Juni 2026 melalui EP “Belum Usai”, yang terdiri dari empat lagu ini tampil mengesankan di Buitenstage. Panggung ini buatnya menjadi bagian dari proses memperkenalkan karya-karyanya secara secara langsung sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat dengan pendengar.
Mempertemukan Karya
Ketiga penampil memberikan penampilan terbaik mereka secara bergantian. Masing-masing membawa karakter, pengalaman, dan karya yang berbeda, namun bertemu dalam satu semangat yang sama: karya baru membutuhkan ruang untuk didengar.
“Buitenstage tidak ingin berhenti sebagai sebuah pertunjukan musik reguler. Program ini dibuat sebagai ruang yang mempertemukan karya, musisi, audiens, dan komunitas, sekaligus membuka kemungkinan terjadinya koneksi dan kolaborasi baru di dalam ekosistem musik,” terang Nanang Yuswanto dari Buitenfest.
Menurutnya sebuah karya tidak selesai ketika lagu dirilis. Ada perjalanan berikutnya: membawanya ke panggung, mempertemukannya dengan pendengar, dan melihat bagaimana karya tersebut tumbuh melalui pengalaman bersama. “Buitenstage akan terus berupaya menjaga ruang tersebut tetap hidup,” ujarnya.
Ekosistem
Perjalanan Buitenstage juga tidak terlepas dari dukungan berbagai media partner dan media musik online yang berperan sebagai mitra sekaligus stakeholder dalam ekosistem yang dibangun bersama.
Bagi Buitenstage, media selain kanal publikasi acara juga menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan karya dan cerita para musisi. Media memberikan amplifikasi terhadap Buitenstage sebagai platform yang konsisten membuka ruang bagi karya-karya baru.
“Kolaborasi ini membuat ekosistem yang dibangun tidak berhenti di ruang pertunjukan, tetapi terus bergerak melalui koneksi antara musisi, media, komunitas, industri, dan pendengar,” jelas Fransiskus Eko dari Cadaazz Pustaka Musik, salah satu penggagas Buitenstage.
Dukungan media-media tersebut berasal dari: Warlok Bogor, Bogor Pisan, Bogor Event, Eternal Store BGR, Dapur Letter, Boleh Music, Cadaazz.com, iMusic ID, Berisik Radio, ScreenTime, Reallist Media, Seputar Musik Indonesia, AcaraKita.net, Rockstar Magz, Mute Musik, Redaksi Tinemu, Voice Magz, Urban News Co, Kaset.id, Journey of Indonesia, Portal Events ID, Indonesia Senang, Mave Magazine Indonesia, Popers.id, Event Guide Indonesia, dan KISI FM Bogor.
Kolaborasi ini menjadi salah satu fondasi penting agar karya musisi mendapatkan exposure yang lebih panjang dan Buitenstage dapat terus berkembang sebagai bagian dari ekosistem musik yang berkelanjutan.




















